Hand of God Maradona, Gol 'hantu' Lampard dan 4 Kontroversi Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia

photo author
Khairul, Klik Read
- Sabtu, 5 November 2022 | 14:56 WIB
4 kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia, Hand of God, gol hantu Lampard, gol emas Korea Selatan 2002, dan Ronaldo pada final Piala Dunia 1998 (istimewa)
4 kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia, Hand of God, gol hantu Lampard, gol emas Korea Selatan 2002, dan Ronaldo pada final Piala Dunia 1998 (istimewa)

KLIKREAD - Piala Dunia yang pertama kali diadakan tahun 1930 telah memiliki sejarah yang sangat kaya. Terutama sejarah yang menghasilkan beberapa momen terbesar dan paling berkesan dalam dunia olahraga.

Dari gol luar biasa hingga penyelamatan kelas dunia hingga kejutan tim-tim underdog, Piala Dunia hampir dipastikan menjadi puncak hiburan dalam olahraga. Mengingat ini adalah ajang olahraga terbesar kedua di dunia setelah Olimpiade.

Baca Juga: Yoshimi Yamashita, Wanita Pertama Jepang yang Akan Memimpin Pertandingan di Piala Dunia 2022 Qatar

Begitu pula dengan momen-momen sepanjang sejarah Piala Dunia yang selalu menjadi kontroversi yang terkadang merusak permainan indah tersebut. 

Berikut ini adalah empat kontroversi yang lahir dalam sejarah Piala Dunia dan bisa jadi Piala Dunia 2022 Qatar akan lahir juga kontroversi baru.

Baca Juga: Peta Persaingan dan Jadwal Pertandingan Grup E, Tim Unggulan Bisa Tergelincir

The Hand of God (Piala Dunia 1986)

Tidak mengherankan jika Hand of God berada di urutan pertama dalam daftar kontroversi terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Ini adalah topik yang sangat menyakitkan bagi penggemar The Three Lions, karena mendiang Diego 'El Pibe de Oro' Maradona mencetak gol paling kontroversial dalam sejarah dunia untuk memastikan Argentina mengalahkan Timnas Inggris di babak 16 besar Piala Dunia 1986 Meksiko.

Baca Juga: Toni Kroos Enggan Untuk Tampil Dalam Piala Dunia 2022 Dengan Alasan Memberi Kesempatan Kepada Yang Lain

Legenda sepakbola Argentina itu mencetak gol dengan tangannya dan entah bagaimana gol itu disahkan oleh wasit. Gol tersebut membuat para pemain dan penggemar Inggris murka kepada wasit dan Maradona yang berlari merayakan gol tersebut, dan dari situlah lahir istilah Hand of God yang didengungkan terus oleh Maradona.

Untuk menambah penghinaan pada Inggris, Maradona kemudian mencetak goal of the century, saat ia berlari dari tengah lapangan, melewati lima pemain Inggris sebelum mengakhiri aksinya dengan gol yang mengesankan melewati Peter Shilton. Shilton sendiri masih terasa pahit dan tidak bisa melupakannya sampai hari ini.

Baca Juga: Siapa Pencetak Gol Termuda Sepanjang Sejarah Piala Dunia?

Kontroversi Korea Selatan 2002

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: sportsbrief.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Belanda Bangkit, Taklukkan Norwegia 2-1

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:41 WIB

Cristian Romero Diburu Tiga Raksasa Spanyol

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Marc Marquez Kesal, Emosi Meledak di Brasil

Rabu, 25 Maret 2026 | 19:58 WIB

Ducati Yakin Gresini Tetap Bertahan di MotoGP

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:15 WIB
X