Baca Juga: Emir Qatar Membalas Segala Kritikan Mengenai Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 di Qatar
Cho Gue-sung dengan kemampuannya memenangkan bola di udara dan menarik satu atau dua pemain bertahan akan tercipya ruang kosong itu bisa dimanfaatkan oleh Son.
Jika Bento memilih untuk bertahan yang dalam dan meningkatkan tekanan lewat serangana balik ke pertahanan Uruguay atau Portugal, ia dapat memasangkan Son dengan penyerang Freiburg Jeong Woo-yeong, yang memiliki kecepatan untuk mengejar bola dan membuat permainan terbuka di wilayah lapangan lawan.
Hwang Hee-chan dari Wolverhampton dan Lee Jae-sung dari Mainz kemungkinan akan menjadi pemain sayap, sementara Hwang In-beom dari Olympiakos akan menjadi jangkar penghubung dari lini tengah.
Jalan Keras Korsel Untuk Lolos
Paulo Bento ingin bek sayap Korsel lebih agresif mendorong ke depan dan memberikan lebar serangan di daerah lawan. Tetapi ruang yang mereka tinggalkan juga telah menciptakan masalah pertahanan yang harus diperbaiki oleh Korsel.
Terkadang overlap tersebut memberi ruang kosong di sisi kanan kiri pertahanan yang bisa menjadi awal malapetaka gawang Korsel.
Baca Juga: Dua Gol Indah Messi di Liga Champions Tadi Malam, Pertanda Messi Sudah Siap Untuk Piala Dunia 2022
Untuk gelandang bertahan, Paulo Bento akan mengandalkan Jung Woo-young, seorang veteran klub Qatar Al Saad, sering kali terlihat dipaksakan dalam perannya sebagai satu-satunya gelandang bertahan yang melindungi lini belakang.
Dikhawatirkan akan menyulitkan Korsel pada saat terjadi transisi dari menyerang ke bertahan karena lawan yang dihadapi seperti Portugal dan Uruguay memiliki kecepatan.
Baca Juga: Argentina dan Misi Memenangkan Piala Dunia 2022 Qatar, Lima Pemain Kunci Yang Bisa Mewujudkannya
Terlepas dari itu semua, Paulo Bento setidaknya memiliki pasangan bek tengah yang solid. Kim Min-jae, yang tampil impresif di musim pertamanya bersama Napoli, menghadirkan kombinasi langka antara ukuran, kekuatan, dan kecepatan.
Kim Min-jae yang diplot menggantikan Kalidou Koulibaly sempat diragukan bisa tampil seperti karang Koulibaly. Namun sampai pekan ke-11 Serie A dan matchday lima Liga Champiosn, Kim Min-jae menjadi tembok kokoh tipikal bek spartan ala Carles Puyol.
Baca Juga: FIFA Didesak Untuk Mengeluarkan Iran Dari Piala Dunia 2022 Qatar Karena Isu Pelanggaran HAM
Artikel Terkait
Persaingan di Grup A Piala Dunia 2022 Qatar, Tuan Rumah Berharap Lolos ke 16 Besar Untuk Pertama Kalinya
Dianggap Mendukung Perang, Shakhtar Donetsk Mendesak FIFA Hapus Iran dari Piala Dunia 2022 Qatar
Komputer Super Canggih Prediksi Final Piala Dunia 2022 Argentina vs Portugal, Inggris Merana di Adu Penalti
Empat Hal Yang Dilarang Oleh Tuan Rumah Qatar Selama Piala Dunia 2022 Berlangsung
Hansi Flick Yakin Timnas Jerman Tuai Hasil Terbaik, Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar Fase Grup E