Ciplukan, Buah Liar Indonesia yang Diburu Dunia karena Khasiatnya yang Luar Biasa

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:11 WIB
Ciplukan, Buah Liar Indonesia yang Diburu Dunia karena Khasiatnya yang Luar Biasa
Ciplukan, Buah Liar Indonesia yang Diburu Dunia karena Khasiatnya yang Luar Biasa

 

KLIKREAD.COM, Jakarta - Buah asal Indonesia bernama ciplukan, atau dikenal juga dengan nama golden berry, kini menjadi salah satu komoditas ekspor yang banyak dicari pasar global.

Bukan hanya karena rasanya yang unik, tetapi juga karena kandungan nutrisinya yang dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan hingga melawan penyakit radang usus hingga kanker.

Dilansir dari Healthline, ciplukan berbentuk bulat kecil dengan kulit tipis menyerupai kelopak kering yang membungkusnya.

Baca Juga: BAZNAS Rokan Hilir Gelar Penandatanganan MoU dengan Kelompok Peternak Sapi

Buah mungil ini kaya akan vitamin A, B, C, E, K1, serta berbagai mineral penting.

Tak hanya itu, kandungan antioksidan di dalamnya disebut mampu menangkal radikal bebas yang sering menjadi pemicu penyakit kronis.

Sejumlah penelitian internasional mencatat, golden berry memiliki senyawa fenolik yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara dan usus besar, temuan ini memberi harapan besar akan manfaat buah asli Nusantara tersebut.

Di Indonesia, ciplukan bisa ditemukan dengan mudah, terutama di daerah tropis yang lembap.

Baca Juga: DPRD Batam Gelar RDPU, Cari Solusi Perselisihan Ketenagakerjaan di Hotel Harmoni Suites

Tanaman ini sering tumbuh liar di pekarangan rumah, tepi sawah, atau ladang, misalnya di wilayah Sumedang, Jawa Barat.

Sayangnya, buah ini kerap dianggap remeh dan bahkan dibuang oleh masyarakat setempat.

Padahal, di luar negeri, golden berry justru dipasarkan dengan harga tinggi.

Banyak yang mengonsumsinya sebagai camilan sehat, dicampur dalam salad, dijadikan saus, atau diolah menjadi selai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X