Imam Nawawi berkata makna baa-ah dalam hadits di atas terdapat dua pendapat di antara para ulama.
Namun intinya kembali pada satu makna, yaitu sudah memiliki kemampuan finansial untuk menikah.
Jadi bukan hanya mampu berjima’ (bersetubuh), tapi hendaklah punya kemampuan finansial, lalu menikah.
Baca Juga: Rasulullah Tidak Suka Orang Tidur Tengkurap Seperti Berbaringnya Penduduk Neraka
Para ulama berkata, “Barangsiapa yang tidak mampu berjima’ karena ketidakmampuannya untuk memberi nafkah finansial.
Maka hendaklah ia berpuasa untuk mengekang syahwatnya.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim).***
Sumber : FB Bimbingan Islam
Artikel Terkait
Begini Caranya untuk Menyalurkan Harta yang Haram
Inilah Keutamaan Banyak Membaca Al Quran Pahalanya Sungguh Besar
Ini Keutamaan Ketika Membaca Surat Al Kahfi pada Malam atau Hari Jumat
Ganjaran bagi Haji Mabrur yang Paling Pantas Adalah Surga
Jangan Mencela Hujan karena Nikmat dari Allah
Tinggalkan Debat Kusir Segera Gapai Kenikmatan Surga
Rasulullah Tidak Suka Orang Tidur Tengkurap Seperti Berbaringnya Penduduk Neraka
Allah SWT dan Rasul-Nya Paling Membenci Orang-orang Seperti Ini
Memaknai dan Mensyukuri Nikmat Allah yang Tiada Duanya
Perlu Pahami Bahwa Segala Cobaan Dihadapi, Allah akan Memberikan Solusinya