Khusus untuk umat Islam, terjadinya gerhana bulan biasanya diikuti dengan ibadah-ibadah yang dianjurkan.
Salah satunya adalah shalat gerhana.
Adapun tata cara pelaksanaan shalat gerhana adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Update Kebakaran di Balai Kota Bandung, ASN Berhamburan Keluar hingga Sempat Turun Hujan Lebat
Imam membaca:
الصلاة جامعة رحمكم الله
1.Berniat di dalam hati. Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ (Saya berniat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT).
2.Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa
3.Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih).
Baca Juga: Messi dan Beban Membawa Argentina Juara Piala Dunia 2022
4.Ruku’
5.Bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”
6.Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat al quran. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama
7.Ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya
Artikel Terkait
Gerhana Bulan Total Akan Terjadi di Indonesia pada 8 November 2022 di Jam Ini
8 November 2022 Akan Terjadi Gerhana Bulan Total, Ini yang Bisa Dilakukan, Bukan Hanya Shalat Gerhana