7. Di antara takbir zawaid (tambahan), disunnahkan berhenti sejenak sekadar membaca satu ayat pertengahan. Saat itu bisa membaca takbir atau mengagungkan Allah.
Bacaan yang paling bagus di antara takbir zawaid sebagaimana dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma adalah: Subhanallah Wal Hamdu Lillah Wa Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar. Bacaan ini disebut al-baqiyaatush shaalihaat (amalan yang kekal) .
Baca Juga: Pencetak Gol Terbanyak di Timnas Prancis Milik Michel Platini Berpotensi Disalip Kylian Mbappe
Setelah takbir ketujuh pada rakaat pertama dan takbir kelima pada rakaat kedua tidak ada bacaan takbir dan dzikir
8. Setelah takbir zawaid, membaca ta’awudz, lalu membaca surah Al-Fatihah. Setelah surah Al-Fatihah dianjurkan membaca surah Qaf pada rakaat pertama dan Al-Qamar pada rakaat kedua, atau membaca Al-A’laa pada rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua.
Baca Juga: Ada yang Puasa Ramadhan Hingga 18 Jam, Inilah Beberapa Negara dengan Durasi Puasa Pendek
9. Bacaan surat saat sholat Idul Fitri dikeraskan (jahar), begitu pula dengan bacaan takbir, sedangkan dzikir-dzikir lainnya dibaca lirih (sirr). (Al-Mu’tamad fii Al-Fiqh Asy-Syafii, Kifayah Al-Akhyar).
Itulah tata cara shalat Idul Fitri untuk persiapan melaksanakannya saat 1 Syawal nanti***
Artikel Terkait
Di Balik Kata Ramadhan terdapat Huruf-huruf yang Punya Makna Kebaikan bagi Manusia Seluruh Alam, Baca di Sini!
Ramadhan 2023 Tinggal Menghitung Hari, Yuk Simak Tips Mengajarkan Anak untuk Berpuasa
Ada Dua Rukun Puasa Ramadhan bagi Umat Islam, Berikut Penjelasannya...
Jangan Sedih, Perempuan yang Tidak Puasa Ramadhan karena Haid Masih Bisa Borong Pahala di Bulan Suci
Ada yang Puasa Ramadhan Hingga 18 Jam, Inilah Beberapa Negara dengan Durasi Puasa Pendek