KLIKREAD.COM, Batam - PT Digitalland Service One (DayOne) melakukan ekpansi investasi pembangunan kampus pusat data (data center) hyperscale kedua di Kota Batam.
Salah satu alasan memilih Kota Batam sebagai pusat data kedua, dikarenakan kemudahan kemudahan administrasi yang difasilitasi oleh BP Batam menjadi faktor krusial dalam keputusan ekspansi perusahaan tersebut.
Hal ini dikemukanan Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo.
Saat itu Jamie Khoo melakukan penandatanganan bersama Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo.
Penandaangan berupa perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Pelanggan Data Center Terbesar di Indonesia dengan kapasitas 511 MVA atau setara 450 megawatt (MW).
Kesepakatan ini diproyeksikan untuk memasok kebutuhan energi bagi pengembangan pusat data DayOne di Kabil Industrial Tech Park (KITP) secara bertahap pada 2026-2027.
“Ekspansi ini merupakan tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia.
Termasuk model Singapura-Johor-Batam (SIJORI) milik kami yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam menjadi platform pusat data lintas batas pertama yang benar-benar terintegrasi di Asia Tenggara,” jelas Jamie.
Selain aspek kelistrikan, BP Batam juga mendorong pemanfaatan energi bersih demi keberlanjutan industri.
Baca Juga: Penyelundupan PMI Digagalkan, 2 Tersangka Terancam 10 Tahun Bui
Hal ini diwujudkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT. PLN Batam terkait Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas di atas 200 MWp di Wilayah Kerja BP Batam.
Inisiatif energi hijau ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.