Ia melanjutkan, pembangunan tidak hanya bertumpu pada perencanaan teknokratis pemerintah.
Tetapi harus menjawab kebutuhan nyata yang dirasakan masyarakat di lapangan.
“Di momentum ini, silakan masyarakat menyampaikan aspirasi.
Karena apa yang kita bangun hari ini harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Amsakar menjelaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan di Batam dilakukan melalui berbagai tahapan.
Baca Juga: Menjelang Tahun 2045, Indonesia Siapkan 84 Juta Anak Memasuki Usia Produktik
Mulai dari reses anggota DPRD, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.
Serta penyusunan rencana kerja perangkat daerah yang disesuaikan dengan RPJMD Kota Batam.***