KLIKREAD.COM, Bata, - Walikota Batam Amsakar Achmad menyampaikan duka cita mendalam dari Menteri Agama (Menag) atas wafatnya 67 santri dalam musibah di pondok pesantren(Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.
Hal itu sampaikan Amsakar saat apel upacara Hari Santri Tingkat Kota Batam Tahun 2025 di Dataran Engku Putri, Rabu 22 Oktober 2025.
Apel diikuti para santri se-Kota Batam dan unsur Forkopimda tersebut berlangsung khidmat.
Baca Juga: Kadisdukcapil Batam Targetkan Perekaman e-KTP Rampung Tahun 2026
Tahun ini tema Hari Santri “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”
Saat itu Walikota Amsakar tampil mengenakan sarung, jas hitam dan peci.
Sementara Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, mengenakan balutan busana serba putih dengan kerudung.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kita semua ketakutan, bangsa ini berkeringat.
Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Amsakar.
Dalam kesempatan itu juga Walikota Amsakar, membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.
Baca Juga: Kepala BP Batam Bertemu Kajati Kepri, Perkuat Sinergi Bangun Batam
Mengawali amanatnya, bahwa kehadiran pemerintah melalui Kemenag di lokasi musibah menjadi bukti nyata bahwa negara peduli terhadap pesantren dan para santri.
Tragedi tersebut, katanya, menjadi pengingat agar semua pihak lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan santri di masa mendatang.