Bahwa dari Rekaman CCTV Pelabuhan Stulang Malaysia bahwa pada hari Selasa tanggal 15 Juli 2025 pukul 14.35MYT, pada saat check-in di konter Stulang Laut, salah satu dari rombongan Saudari Karina Rasmita Sembiring benar ada menenteng tas karton kertas warna coklat merk “Converse”.
Namun, setelah selesai check-in, rombongan Karina Rasmita Sembiring tidak langsung masuk boarding, melainkan pergi ke arah belakang menjauhi arah masuk boarding.
Baca Juga: Begini Cara Merawat Baterai Mobil Hybrid agar Tetap Awet
Dan pada saat Saudari Karina dan rombongannya kembali ke area depan konter Kapal di Stulang Laut Malaysia barang tas karton kertas warna coklat merk “Converse” sudah tidak terlihat, bahkan sampai pukul 14.43 MYT, terlihat dalam rekaman CCTV bahwa Saudari Karina bersama rombongan meninggalkan area depan Counter Kapal berjalan menuju tempat keberangkatan, dan tidak ada seorang pun dari rombongan Saudari Karina yang memegang tas karton kertas warna coklat merk “Converse” tersebut.
Bahwa dilanjutkan dengan CCTV di Area Keberangkatan terlihat bahwa Saudari Karina bersama rombongan mengambil barang bawaannya yang keluar dari mesin X-Ray satu per satu, dan tas karton kertas warna coklat merk “Converse” yang dinyatakan hilang tersebut tidak ada sama sekali.
Lebih jelasnya lagi, CCTV diarea jetty gate kapal menunjukkan bahwa pada saat rombongan Saudari Karina Rasmita Sembiring memasukki Kapal MV. Marine Hawk III, tas karton kertas warna coklat merk “Converse” yang dingaku hilang di Kapal tersebut sama sekali tidak ada, tidak terlihat dan tidak masuk ke dalam Kapal.
Baca Juga: Perlu Diperhatikan, Inilah Ciri-ciri Wiper Mobil Sebaiknya Segera Diganti
Bahwa perbuatan Saudari Karina Rasmita Sembiring yang merupakan seorang instruktur yang bersertifikat, public speaker dan pernah menerima beberapa penghargaan tingkat Asean, namun sembarang menuduh barang hilang dikapal hingga menyebarkan hal-hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan olehnya, ternyata telah merugikan PT. Prima Tan Bahari, sehingga kami mensomasi Saudari Karina Rasmita Sembiring agar menyelesaikan permasalahan ini baik-baik dengan melakukan klarifikasi dan permintaan maaf, ternyata Saudari Karina Rasmita Sembiring tidak mau dan malah menjadikan surat somasi kami sebagai bahan expose yang baru. ***