Ini adalah hasil dari kerja sama dan kolaborasi yang baik antara seluruh elemen, termasuk Dinas Pendidikan dan Kantor Bahasa Provinsi Kepri.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan budaya daerah, khususnya bahasa Melayu," ujarnya.
Lis Darmansyah juga menegaskan pentingnya memperhatikan tulisan Arab Melayu dalam upaya pelestarian.
"Sejak periode pertama kepemimpinan saya, saya telah menginisiasi penggunaan tulisan Arab Melayu dalam penamaan jalan.
Ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk nyata upaya kita dalam menjaga identitas dan nilai-nilai budaya lokal," tambahnya.
Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang dan instansi terkait turut menyampaikan apresiasi kepada Kantor Bahasa Provinsi Kepri atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin erat.
Baca Juga: Satuan Binmas Polresta Barelang Lakukan Pembinaan Calon Anggota Saka Bhayangkara
Ke depan, Pemko Tanjungpinang berkomitmen untuk terus memperkuat identitas budaya dan bahasa lokal sebagai warisan yang harus dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pelestarian budaya, jika dijalankan secara konsisten dan kolaboratif, akan membawa hasil yang membanggakan di tingkat nasional.***