KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) menerima kunjungan calon investor yang tertarik mengembangkan sistem pengolahan sampah modern di Kota Tanjungpinang.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh tim dari PT Vistana Insinyur Servis, mitra lokal dari Smart Express International Holdings Limited, yang membawa teknologi mutakhir bernama Bio Cook®.
Bio Cook® merupakan teknologi pengolahan limbah inovatif berbasis karbonisasi hidrotermal, yang diklaim mampu mengolah sampah organik basah tanpa perlu proses pemisahan atau pengeringan awal.
Baca Juga: Terima 20 Dokumen Aset Tanah, Pemko Batam Gesa Penerbitan Sertifikat Tanah
Teknologi ini mampu mengubah sampah menjadi karbon, RDF (Refused Derived Fuel).
Serta pupuk cair yang dapat dimanfaatkan kembali untuk pertanian dan energi.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat di kantor Bappelitbang Tanjungpinang, pihak investor menyampaikan rencana awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah berkapasitas 100 hingga 200 ton per hari.
Fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengubah beban lingkungan menjadi peluang ekonomi baru.
Kepala Bappelitbang Kota Tanjungpinang menyambut baik inisiatif tersebut.
"Kami sangat terbuka terhadap teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan seperti Bio Cook.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang baik untuk menjajaki kerja sama dalam pengelolaan sampah yang lebih modern dan produktif," ujarnya.
Baca Juga: Amsakar Nilai Membaca Merupakan Pondasi Utama Bentuk Generasi Cerdas, Kritis, dan Berdaya Saing
Jika terealisasi, proyek ini diproyeksikan tidak hanya mengatasi permasalahan sampah.