KLIKREAD.COM, Jabar - Pengusuran pedagang kaki lima (PK5) di kawasan Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat berjalan lancar.
Pengusuran dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu, tanpa ada perlawan karena PK5 telah diberi uang kompensasi senilai Rp4-5 juta.
Aksi Gubernur Jabar menyita perhatian publik karena penggusuran itu tidak dilakukan secara paksa.
Baca Juga: Instagram Ridwan Kamil Diduga Diretas Muncul Foto Terbaru
"Ini kita mau rapihin saya kasih mas Rp4 juta, pulang dulu ke rumah ya, sebulan libur dulu.
Tapi saya kasih Rp4 juta selama libur, ini mau kita rapihin, mau kita tata," ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan pada akun media sosial Instagram, Minggu 13 April 2025.
Tak hanya memberikan uang kompensasi. Dedi Mulyadi juga memborong barang dagangan dari pedagang kaki lima tersebut.
Dedi memberikan uang tambahan sejumlah Rp 500 ribu.
Namun, Dedi meminta agar lapaknya berjualan untuk sementara dibereskan dalam waktu satu bulan ke depan.
"Nih, mulai hari ini, he eh. Ini biasa dapat berapa? Ya di borong 500, ini Rp500 ribu," ujar Dedi.
"Ok, nggak rugikan? Nggak. Rugi darimana?.
Sok ininya mulai bukain," pinta Dedi kepada seorang pedagang sambil menunjuk lapaknya untuk segera dirapikan.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gusur PKL Beri Uang Kompensasi Rp4 juta Sebulan