Karena itu, seluruh ASN diminta bekerja sesuai prosedur, standar operasional dan petunjuk teknis yang berlaku agar mampu menjaga kepercayaan publik serta nama baik institusi pemerintah.
"Jika tidak bekerja sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku, sangat mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik melalui berbagai platform.
Oleh sebab itu, jadikan orientasi pelayanan sebagai budaya kerja, karena sejatinya ASN adalah pelayan masyarakat," tutup Misni.
Baca Juga: Hujan Sebentar, Kendaraan di Jalan Simpang Kabil Terjebak Banjir
Sementara pada acar penutupan Latsar tersebut turut hadir Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN, Tri Widodo Wahyu Utomo.
Pada kesempatan itu Trimengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pelatihan dengan baik.
Ia menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar proses memenuhi persyaratan administratif sebagai ASN, melainkan pembentukan karakter dan profesionalisme aparatur negara.
"Latsar merupakan fondasi awal bagi setiap ASN untuk memahami peran, fungsi, serta tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.
Baca Juga: Belum Terima Dana dari Pusat, Puluhan Dapur MBG di Batam Mogok Beroperasi
Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus menjadi bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara," kata Tri.
Ia juga mengingatkan para CPNS yang telah dinyatakan lulus agar terus menjaga integritas, disiplin dan semangat belajar sepanjang kariernya sebagai aparatur sipil negara.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan membutuhkan ASN yang adaptif, inovatif, serta mampu bekerja secara kolaboratif.
"Keberhasilan menyelesaikan Latsar bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian.
Jadilah ASN yang mampu menghadirkan solusi, menjaga kepercayaan publik dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas," ucapnya lagi.***
Artikel Terkait
Pemko Batam Apresiasi Goro Batuaji, Ingatkan Jangan Bakar Sampah
Antisipasi Terjadi Kebakaran, Pemko Batam Keluarkan Larang Pembakaran Sampah
Kementerian P2MI Bersama Pemprov Kepri Perkuat Komitmen Siapkan Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Berada di Jalur Perdagangan Internasional, Gubernur Ansar Nilai, Kepri Miliki Tantangan Kejahatan Lintas Negara dan Pekerja Migran Ilegal
Berhasil Gagalkan Penyelundupan, Kalapas Kelas IIA Narkotika Tanjungpinang Beri Penghargaan Petugas Lapas
Belum Terima Dana dari Pusat, Puluhan Dapur MBG di Batam Mogok Beroperasi
Hujan Sebentar, Kendaraan di Jalan Simpang Kabil Terjebak Banjir
Perkuat Kesiapsiagan Potensi Bencana Alam, Forum Perangkat Daerah Susun RPB Kota Batam
ASN Pemko Batam Ikuti Diklat Penilai Zona Integritas di Surabaya
Kepri Jadi Pusat Industri Strategis Nasional, Dinilai Wagub Perlu Dimbangi Perlindungan Tenaga Kerja yang Kuat