Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan, Gubernur Kepri Resmikan Tambatan Perahu Nelayan di Tebing, Kabupaten Karimun

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:07 WIB
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, dan Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun memotong pita yang menandai diresmikannya tambatan perahu Teluk Umah, Karimun. (Foto:Diskominfo Kepri)
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, dan Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun memotong pita yang menandai diresmikannya tambatan perahu Teluk Umah, Karimun. (Foto:Diskominfo Kepri)

Terdapat 2.028 pulau, dengan 394 pulau berpenghuni dan 22 pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara-negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja.

"Kondisi ini menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat,” tegas Ansar.

Baca Juga: Cegah TTPO dan Perlindungai PMI, Li Claudia Dorong Penguatan Sinergi Antar Lembaga

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 72.210 nelayan di Kepulauan Riau yang sebagian besar bergerak di bidang penangkapan ikan dan budidaya perikanan.

Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai program dan infrastruktur pendukung agar aktivitas nelayan semakin produktif dan berkelanjutan.

Ansar menjelaskan bahwa Kepulauan Riau berada dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 yang memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar.

Baca Juga: Tingkatkan Kebersamaan dan Kesehatan Personel, Polresta Barelang Laksanakan Senam Aerobik Bersama

Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2022, wilayah tersebut memiliki potensi lestari sumber daya ikan mencapai 1,3 juta ton per tahun dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 900 ribu ton per tahun.

“Potensi besar ini harus diimbangi dengan penguatan teknologi penangkapan ikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia nelayan.

Serta modernisasi armada perikanan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat,” jelasnya.

Kabupaten Karimun memiliki potensi perikanan yang relatif besar.

Baca Juga: Wakapolresta Barelang Hadiri Peresmian Gedung Sentrum Caritas, Komitmen Cegah TPPO dan Lindungi Pekerja Migran

Di Kabupaten ini terdapat sekitar 14.260 nelayan, 4.543 unit armada kapal perikanan di bawah 5 GT, sekitar 583 unit kapal berukuran 6 hingga 30 GT, serta produksi perikanan tangkap tahun 2025 mencapai 55,159 ribu ton.

Potensi tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri membangun Tambatan Perahu Nelayan Teluk Umah sebagai salah satu bentuk dukungan nyata kepada masyarakat nelayan.

Lebih lanjut, Ansar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyediakan sarana produksi perikanan serta memperluas akses ekonomi bagi nelayan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X