Menurutnya, hubungan harmonis antarunsur pimpinan daerah merupakan fondasi utama dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
“Amanah negara menjadikan Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, sekaligus salah satu lokomotif perekonomian nasional.
Hal itu menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan perkembangan investasi.
Karena itu, kondusivitas daerah menjadi kata kunci,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas dukungan terhadap pembangunan fasilitas Madenpom I/6.
“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Batam atas dukungan dan perhatian yang diberikan.
Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung pelaksanaan tugas,” katanya.
Ia juga berpesan agar keberadaan Polisi Militer dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Batam.
“Hendaknya keberadaan kita benar-benar dirasakan di tengah masyarakat Kota Batam.
Jadilah bagian yang menghadirkan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Eka Wijaya Permanajuga turut mengenang masa tugasnya di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungpinang dan Batam.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan daerah tersebut.
Baca Juga: Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Artikel Terkait
Jaga Lingkungan dan Memitigasi Krisis Iklim, Walikota Batam Iku Aksi Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa Unrika
Dinilai Dukung Sektor Pariwisata, Walikota Amsakar Berharap Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Event Wisata Kota Batam
Arya dan Keizia Dinobatkan Duta Wisata Encik dan Puan di Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Batam 2026
Peringatan Hardiknas 2026 di Batam Dimeriahkan 5.120 Pelajar dengan Tari Zapin Massal
Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen
Penderita ODHIV di Tanjungpinang Capai 1.000 Orang, Wawako Tegaskan Penanganan Harus Jadi Prioritas Bersama
Realisasi Investasi Batam Capai Rp17,4 Triliun, Walikota Batam Sebut Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Meningkat
Gubernur NTT Kembangkan Kawasan FTZ Merujuk Rancangan Diterapkan Kota Batam