Industri galangan kapal di Batam cukup besar dan dapat mendukung kebutuhan daerah kepulauan,” jelasnya.
Selain membahas ekonomi dan transportasi, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang promosi produk dan budaya NTT di Batam.
Emanuel menyebut sekitar 40 ribu warga NTT saat ini tinggal di Batam dan menjadi jembatan penting dalam mempererat hubungan kedua daerah.
Amsakar menyambut baik peluang tersebut, termasuk pengembangan promosi kuliner dan kopi khas NTT di Batam serta kolaborasi budaya Melayu Batam dengan budaya NTT.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Zet Sony Libing, menyampaikan pertumbuhan ekonomi NTT saat ini mencapai 4,32 persen dengan inflasi sebesar 2,64 persen.
Ia menjelaskan sektor pertanian dan perdagangan masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Namun, distribusi produk menuju Kupang yang masih harus melalui Surabaya dan Makassar menyebabkan biaya logistik tinggi dan berdampak pada harga barang.
Karena itu, pihaknya berharap kerja sama dengan Batam dapat membuka pasar baru bagi produk lokal NTT sekaligus mendorong pengembangan industri kecil dan menengah.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara Batam dan NTT dalam bidang investasi, perdagangan, kemaritiman, hingga pengembangan budaya daerah.***
Artikel Terkait
Layanan 110 Gerak Cepat, Polsek Batam Kota Tanggapi Laporan Keributan, Warga Pun Lebih Tenang
Jaga Lingkungan dan Memitigasi Krisis Iklim, Walikota Batam Iku Aksi Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa Unrika
Dinilai Dukung Sektor Pariwisata, Walikota Amsakar Berharap Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Event Wisata Kota Batam
Arya dan Keizia Dinobatkan Duta Wisata Encik dan Puan di Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Batam 2026
Peringatan Hardiknas 2026 di Batam Dimeriahkan 5.120 Pelajar dengan Tari Zapin Massal
Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen
Penderita ODHIV di Tanjungpinang Capai 1.000 Orang, Wawako Tegaskan Penanganan Harus Jadi Prioritas Bersama
Realisasi Investasi Batam Capai Rp17,4 Triliun, Walikota Batam Sebut Kepercayaan Investor Domestik dan Asing Meningkat