Di sisi lain, efisiensi anggaran pemerintah pusat ikut berdampak terhadap pembiayaan program kesehatan, termasuk HIV, TB, dan malaria.
Pada bagian lain ia juga menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per Juni 2025 mencatat dari estimasi total ODHIV di Indonesia, sebanyak 353.694 orang atau 63 persen telah teridentifikasi.
Dari jumlah tersebut, 249.808 orang sudah memulai pengobatan ARV dan 139.958 di antaranya mencapai virus tersupresi.***
Artikel Terkait
Gubernur Ansar Nilai BKKBN Kepri Dukung Program Pemerintah Daerah Kendalikan Penduduk dan Ketahanan keluarga
Satpolairud Karimun Tangkap Dua Penyelundup 9,5 Ton Timah Ilegal Disita, Negara Rugi Rp167 Juta
Layanan 110 Gerak Cepat, Polsek Batam Kota Tanggapi Laporan Keributan, Warga Pun Lebih Tenang
Jaga Lingkungan dan Memitigasi Krisis Iklim, Walikota Batam Iku Aksi Tanam 2.000 Mangrove Bersama Mahasiswa Unrika
Dinilai Dukung Sektor Pariwisata, Walikota Amsakar Berharap Perayaan HUT Dewi Ma Zu Masuk Kalender Event Wisata Kota Batam
Arya dan Keizia Dinobatkan Duta Wisata Encik dan Puan di Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Batam 2026
Peringatan Hardiknas 2026 di Batam Dimeriahkan 5.120 Pelajar dengan Tari Zapin Massal
Tutup Turnamen Basket Antar Pelajar, Lis Optimis Tanjungpinang Jadi Gudang Atlet Basket di Kepri
Disbudpar Siapkan Paket Wisata Terpadu, Berharap Wisman Tak Hanya Singgah Namun Belanja dan Nginap di Tanjungpinang
Andalkan Wisata Budaya dan Sejarah, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Triwulan I 2026 Naik 3,98 Persen