Selain itu, Rudi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia digital.
Duta wisata diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan informasi yang positif, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Literasi digital menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai justru ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Duta wisata harus menjadi agen informasi yang kredibel,” katanya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap para peserta dapat meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dari segi pengetahuan pariwisata.
Baca Juga: Polda Kepri Bongkar Jaringan Penyelundupan, Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Disita
Tetapi juga kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi digital serta informasi kondisi ekonomi makro Kota Batam.
Pembekalan tersebut juga mencakup pemahaman terhadap 15 program prioritas Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.
Diharapkan para duta mampu menjadi agen informasi yang selaras dengan arah pembangunan kota.***
Artikel Terkait
Tekan Inflasi, Pemko Tanjungpinang Lakukan Operasi Pasar dan Bazar Murah Secara Berkelanjutan
Penerapan Kebijakan WFH, Pemko Tanjungpinang Evaluasi dan Pantau Melalui Sistem Presensi Pegawai
Wagub Kepri Tegaskan BUMD Miliki Peran Strategis Motor Penggerak Ekonomi dan Tingkatkan PAD
Dwi Ajeng Komitmen Dorong Transformasi Digital, Beri Pelatihan Kemampuan AI Terhadap 400 Pelaku UMKM di Batam
Tanjungpinang Produksi Sampah Capai 121,8 Ton Perhari, Walikota Lis Tekankan Pentingnya Kesadaran Bersama Pengelolaan Sampah
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemprov Kepri Optimalkan Konsep Event Linkage Tourism
Polda Kepri Bongkar Jaringan Penyelundupan, Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Disita
TTIS Dinilai Penting Antisipasi Ancaman dan Gangguan Siber Berdampak Pelayanan Publik dan Sistem Pemerintahan
Jaga Keamanan Data Pengelolaan TIK Pemprov Kepri, Diskominfo Bentuk TTIS dan Gelar Bimtek Penanganan Insiden Siber
Suasana Akrab Penuh Kolaborasi, Delegasi Malaysia Tinjau Langsung Lapas Batam