Ia juga memaparkan capaian pembangunan selama memimpin bersama Li Claudia Chandra mulai pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, kenaikan IPM, penurunan kemiskinan, dan penurunan pengangguran.
Tantangan utama saat ini adalah arus migrasi tinggi.
Batam kata Amsakar, masuk 5 besar kota dengan migrasi tertinggi di Indonesia bersama Bogor, Bekasi, Bandung, dan Tangerang.
“Serapan tenaga kerja mencapai 63,4 persen, tapi arus masuk penduduk membuat angka pengangguran belum turun signifikan,” jelasnya.
Seraya Amsakar mengajak buruh menjaga kondusivitas dan mendukung iklim investasi.***
Artikel Terkait
Siap-Siap Greget! Nada Salsabila Kamil Rilis Cerita Baru 'NaCl' di Wattpad
Revisi RTRW Kepri 2026, Pemko Batam Komitmen Pertahankan Kampung Tua
Walikota Lis Upayakan Seluruh Guru di Kota Tanjungpinang Belum SI/D4 Terima Program Beasiswa Pemerintah Ditargetkan 150 Ribu Guru
Lis Tegaskan Pelaksanaan Otda Tetap Mengacu Asta Cita Presiden, Pastikan Anggaran Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Terekam CCTV, Tabung Gas LPG 3 Kg Milik Warga Perum Putra Kelana Jaya Raib Digasak Maling
Perkuat Sinergi dan Dukungan Operasional, Pemko Tanjungpinang Serahkan Pinjam Pakai Aset ke Kanwil KemenHAM Kepri
Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Walikota Batam Ajak Pelaku Usaha Isi Data dengan Akurat
Siapkan Lahan 10 Hektar, Mensos Segera Bangun Gedung Permanen Sekolah Rakyat di Provinsi Kepri
Kepri Siap Dijadikan Daerah Percontohan Kemensos Penguatan Pelayanan Sosial Terintegrasi dan Berkelanjutan
Wagub Kepri Nilai APVA Jadi Mitra Strategis Pemerintah Menjaga Tata Kelola Usaha Kepatuhan Terhadap Regulasi