Bangun Generasi Unggul, Pemko Batam Bekali Ratusan Guru PAUD Kompetensi Baru

photo author
Muhammad Kamil, Klik Read
- Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB
Sekda Batam, Firmansyah, membuka asesmen formatif dan sumatif bagi guru PAUD di Golden View Hotel  (Humas Diskominfo Batam)
Sekda Batam, Firmansyah, membuka asesmen formatif dan sumatif bagi guru PAUD di Golden View Hotel (Humas Diskominfo Batam)

KLIKREAD.COM, Batam - Pemerintah Kota Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sejak dini, kali ini ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Batam dibekali ilmu dan keterampilan baru melalui kegiatan penguatan kompetensi, Rabu 15 April 2026. 

Acara yang berlangsung di Golden View Hotel ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

Dalam kesempatannya, Firmansyah menekankan bahwa jenjang PAUD adalah fondasi paling awal dalam membentuk karakter dan masa depan anak.

Menurutnya, di sinilah dasar kecerdasan, moral, dan etika anak mulai dibangun.

 Baca Juga: Silaturahmi Antar Daerah, DPRD Serang Studi Banding ke DPRD Batam Bahas LKPj

“Fondasi kualitas pendidikan dimulai dari PAUD. Di sinilah anak-anak belajar cara belajar yang baik, sekaligus membangun moral.

Peran ini sangat ditentukan oleh dedikasi Bapak dan Ibu guru sekalian,” ujar Firmansyah penuh semangat. 

Ia juga menambahkan bahwa pembentukan generasi yang hebat harus dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan, sehingga perhatian terhadap pendidikan usia dini menjadi sangat krusial.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan mutu pengajaran.

Baca Juga: 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan di FH UI Disebut Punya Jabatan di Kampus, Kini Dibayangi Sanksi DO

Para guru diajarkan cara melakukan asesmen formatif dan sumatif guna memantau perkembangan anak secara menyeluruh. 

Tak hanya itu, pelatihan juga mencakup cara mendampingi anak berkebutuhan khusus atau inklusi agar setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang terbaik.

“Asesmen ini penting untuk mengetahui perkembangan anak. Selain itu, guru juga dituntut siap dalam memberikan pelayanan bagi anak-anak inklusi,” jelas Hendri. 

Antusiasme terlihat jelas dari 206 guru yang hadir. Kegiatan dibagi menjadi dua sesi menarik, mulai dari teknik penilaian pembelajaran hingga strategi mendampingi anak dengan kebutuhan khusus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X