Potensi Terjadi Banjir Rob, Pemko Tanjungpinang Keluarkan Imbauan Masyarakat Wilayah Pesisir Diminta Waspada

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 25 Februari 2026 | 14:19 WIB
Banjir rob terjadi kawasan pelantar Tanjungpinang beberapa waktu lalu./net
Banjir rob terjadi kawasan pelantar Tanjungpinang beberapa waktu lalu./net

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengeluarkan imbau agar masyarakat, khususnya yang bermukim dan beraktivitas di wilayah pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir pesisir (rob).

Banjir Rob ini diperkirakan terjadi pada 25 Februari hingga 8 Maret 2026.

Hal ini juga menyusul peringatan dini Banjir Pesisir (Rob) yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam.

Baca Juga: Walikota Amsakar Bangga Generasi Muda Batam Turut serta Memakmurkan Masjid

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa fenomena fase Bulan Purnama pada 3 Maret 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

Hingga dapat menyebabkan terjadinya genangan air laut di sejumlah wilayah pesisir Kepulauan Riau, termasuk Kota Tanjungpinang.

BMKG juga menjelaskan bahwa potensi banjir rob tersebut secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat barang, permukiman warga pesisir, serta kegiatan tambak dan perikanan darat.

Baca Juga: Batam Tawarkan Stabilitas Regulasi kepada Investor Eropa dan Jepang

Menindaklanjuti peringatan dini tersebut, Pemko Tanjungpinang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima dan mempelajari peringatan dini dari BMKG.

Serta juga telah menyebarluaskan informasi tersebut kepada seluruh perangkat daerah terkait hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga: Respon Cepat Polsek Bengkong, Keributan Pasutri Berakhir Damai

“Peringatan dini ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang.

BPBD telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan pemantauan di wilayah pesisir yang berpotensi terdampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X