Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, juga menambahkan bahwa upaya pemberantasan perdagangan orang memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Namun kami sadar, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, media, dan organisasi masyarakat sipil untuk peduli, waspada, dan berani melaporkan setiap indikasi perdagangan orang. Diam berarti memberi ruang bagi kejahatan,” ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin.
Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Virgo, Selasa, 10 Februari 2026: Nikmati Waktu Berkualitas dengan Pasangan Anda
Mari kita jaga Kepulauan Riau sebagai wilayah yang menjunjung tinggi martabat manusia, hukum, dan keadilan.
Bersama masyarakat, Polri berkomitmen mewujudkan Kepri yang bebas dari perdagangan orang dan segala bentuk kejahatan kemanusiaan. ***
Artikel Terkait
Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan, Gubernur Kepri Launching GPM di Lima Kabupaten/Kota
Polsek Batu Ampar Laksanakan Pengamanan Hari Ke-17 Pendistribusian Air Bersih di Kelurahan Tanjung Sengkuang
Menaker Tegaskan Pentingnya Peringatan Bulan K3 Nasional Komitmen Lindungi Naker Bangun Dunia Kerja Bermartabat
Dorong Percepatan Transformasi Digital Keuangan Daerah, Diskominfo Kepri Serahkan Integrasi TTE pada BKAD Kepri
BP Batam Perkuat Diplomasi Global Bersama KJRI Marseille, CMA CGM, ASPINA, dan Dubes RI Belanda
Dari Peringatan HPN 2026, Walikota Tanjungpinang Nilai Pers Memiliki Peran Stategis Bangkitkan Ekonomi Daerah
Sampaikan Hasil Rakernas 2026, Pemko Batam dan BP Batam Gelar Apel Gubungan,
Melalui Call Center 110, Polsek Batam Kota Tindak Lanjuti Aduan Gangguan Kamtibmas di Perumahan Frensiana
Satlantas Polres Bintan Terus Edukasi Pengendara Patuhi Aturan Lalu Lintas
Dukung Operasi Keselamatan Seligi 2026, Satlantas Polresta Barelang Edukasi Anak Usia Dini Melalui Polisi Sahabat Anak