Amsakar juga menyoroti peran strategis Batam sebagai pusat industri galangan kapal nasional.
Dari sekitar 250 galangan kapal yang tersebar di Indonesia, lebih dari 130 di antaranya beroperasi di Batam dan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, pembangunan satu unit kapal saja mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.
“Satu kapal ini saja sudah melibatkan banyak tenaga kerja dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ungkapnya.
Baca Juga: Walikota Lis Darmansyah Terima Bantuan CSR PT Angkasa Pura untuk Difabel Tanjungpinang
Ia menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat.
Tentunya kata dia, dalam mendorong pertumbuhan sektor maritim yang berdaya saing.***
Artikel Terkait
Ansar Ahmad: Capaian Pembangunan Provinsi Ditentukan oleh Kabupaten
Ceska Organizer, Frana Cafe Gelar Zumba Party untuk Gaya Hidup Sehat
Polresta Barelang Gelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional
Polsek Lubuk Baja Gelar Apel Pengamanan Rakernas XVII APKASI 2026 di Hotel Aston Batam
Petugas Lapas Batam Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Aksi Pelemparan
Walikota Amsakar : Peluncuran FLF Permata Borneo 1 Buktikan Kemampuan Anak Bangsa
Walikota Lis Darmansyah Terima Bantuan CSR PT Angkasa Pura untuk Difabel Tanjungpinang
Penulis Muda Nada Salsabila Kamil Rilis Novel Terbaru "Riana", Sudah Hasilkan 19 Karya Sejak Usia 12 Tahun
PWI Batam Goes to School, Gelar Workshop Literasi dan Pelatihan Jurnalistik di SMPN 38 Batam
Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur, Polisi Tahan Oknum PNS di Natuna