KLIKREAD.COM, Batam - Badan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Pembukaan Rapat Koordinasi Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Wilayah Kepulauan Riau Tahun 2026 yang bertempat di Auditorium Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP), Kecamatan Sekupang, Kota Batam.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, yang didampingi Kapolresta Barelang Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, bersama unsur pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, Kamis, 15 Januari 2026.
Rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh BP3MI Kepulauan Riau ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan penempatan PMI yang aman, legal, prosedural, dan terlindungi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Akademisi Jadi Garda Terdepan Pembangunan Nasional
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, pimpinan BP3MI Kepri, pimpinan perguruan tinggi se-Kepri, tokoh keagamaan, para Kepala Sub Gugus Tugas Daerah Pencegahan TPPO, serta para Pejabat Utama Polda Kepri dan Polresta Barelang.
Dalam sambutannya, Direktur Batam Tourism Polytechnic menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BTP sebagai tuan rumah kegiatan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung Asta Cita, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing global melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri seperti Hong Kong dan negara tujuan lainnya.
Baca Juga: Kapolresta Barelang Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi Bersama Ormas Melayu Kota Batam
Sinergitas antara pemerintah, swasta, media, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi fondasi penting dalam tata kelola penempatan PMI yang profesional.
Kepala BP3MI Kepulauan Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat perbedaan fasilitas yang diterima oleh PMI baik di dalam maupun luar negeri, sehingga diperlukan peningkatan dan pemerataan fasilitas ke depan.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2026 penempatan PMI asal Kepulauan Riau mencapai 1.885 orang, sementara secara nasional tercatat 2.306 orang dengan negara tujuan tertinggi Singapura, di mana 1.414 orang berasal dari Kepri.
Baca Juga: BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026
BP3MI Kepri juga terus melakukan sosialisasi, edukasi hak dan kewajiban PMI, serta pendalaman terhadap 62 kasus deportasi bersama Polda Kepri untuk direkomendasikan penanganannya sesuai ketentuan hukum.
Artikel Terkait
Polresta Barelang Gelar Upacara Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Pejabat Utama
Bhabinkamtibmas Polsek Bulang Dukung MTQH Tingkat Kelurahan Bulang Lintang
BP Batam Tinjau Distribusi Air Bersih di Bengkong Harapan II, Warga Harap Masalah Teratasi
Dunam Cup 2026 Digelar, SMPN 26 Batam Undang Siswa se-Kota Batam Berkompetisi
Polda Kepri Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Selamatkan 3.414 Jiwa
BP Batam Catat Capaian Positif, Siapkan Lompatan Pembangunan 2026
Polresta Barelang Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel
PWI Kota Batam Kali Ini Giatkan Generasi Literat di Pulau Penawar Rindu
Kapolresta Barelang Perkuat Sinergi Melalui Silaturahmi Bersama Ormas Melayu Kota Batam
Warga Sei Bandas Batam Resah atas Pengrusakan Rumah dan Plang Masjid