KLIKREAD.COM, Batam - Polresta Barelang menyelenggarakan Workshop Penguatan Keamanan Maritim yang berlangsung di Rupatama Lantai 3 Polresta Barelang.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Polri dan dunia akademik, khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH).
Pada kegiatan tersebut, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, hadir secara langsung mendampingi jajaran dosen CPNS FISIPOL UMRAH yang melakukan kunjungan akademik ke Polresta Barelang, Jumat, 12 Desember 2025.
Baca Juga: Awali Kegiatan HJB ke-196, Amsakar-Li Claudia Lakukan Ziarah ke Makam Zuriah Nong Isa
Kegiatan workshop ini dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Barelang, termasuk Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol I Kade Dwi Suryawandika, Kapolsek KKP AKP Zharfan Edmond, serta jajaran akademisi UMRAH, mulai dari Dekan Fisipol Dr. Sayed Fauzan Riyadi, hingga para Wakil Dekan dan 18 orang dosen CPNS.
Turut hadir pula para Kanit jajaran Satpolairud dan Polsek KKP Polresta Barelang.
Dalam sambutannya, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, menyampaikan apresiasi kepada pihak UMRAH atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai menjadi ruang sinergi penting antara kepolisian dan akademisi.
Baca Juga: Polsek Batu Ampar Panen Raya Jagung Kuartal IV, Wujud Nyata Dukungan Swasembada Pangan 2025
Kapolresta menegaskan bahwa keamanan maritim merupakan isu strategis, terutama bagi Kota Batam yang memiliki karakteristik perairan yang kompleks dan luas.
Beliau berharap workshop ini menjadi sarana peningkatan kompetensi bersama, baik untuk mendukung tugas kepolisian maupun memperkuat kontribusi akademik dalam bidang kemaritiman.
Dalam sesi pemaparan, Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol I Kade Dwi Suryawandika, menyampaikan materi terkait tugas dan fungsi Satpolairud serta tantangan aktual yang dihadapi di lapangan.
Baca Juga: Dinilai Sebagai Indentitas Kebersamaan, Wawako Batam Tegaskan OPD Maksimalkan Persiapan HJB
Berbagai isu penting turut dibahas, antara lain cuaca ekstrem, kejahatan maritim seperti penyelundupan narkoba, PMI ilegal, dan perompakan, hingga luasnya wilayah perairan Batam yang mencapai 77% dari total wilayah.
Selain itu, dijelaskan pula wilayah-wilayah rawan kejahatan maritim, langkah strategis patroli dan penegakan hukum, hingga capaian kinerja Satpolairud sepanjang tahun 2025.
Artikel Terkait
PLN Batam Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Sumatera, Total Bantuan Rp2,7 Miliar
Pemko Tanjungpinang Raih Peringkat Ke-2 Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Kepri
Walikota Tanjungpinang Ajak Tingkatkan Peran Perempuan Berdaya Keluarga Sejahtera
Evaluasi Kinerja Lulusan Diktuk 2022, Tim Mabes Polri Laksanakan Pengukuran di Polresta Barelang
Pelepasan Satgas Bencana Alam Berlangsung Khidmat, Satpolairud Polresta Barelang Siaga Amankan Kegiatan
CYL Community Tanjungpinang Hadirkan Program Baca Buku Gratis di Tepi Laut, Ajak Warga Nikmati Literasi
Dinilai Sebagai Indentitas Kebersamaan, Wawako Batam Tegaskan OPD Maksimalkan Persiapan HJB
Polsek Batu Ampar Panen Raya Jagung Kuartal IV, Wujud Nyata Dukungan Swasembada Pangan 2025
Verifikasi Pembangunan Sesuai Rencana, Wawako Batam Cek Langsung Persiapan Pembuatan TPS BIN 11 Titik di Kecamatan Sekupang
Awali Kegiatan HJB ke-196, Amsakar-Li Claudia Lakukan Ziarah ke Makam Zuriah Nong Isa