Melalui Lomba Inovasi Daerah, Bappelitbang Beri Ruang Kompetisi Positif Seluruh Perangkat Daerah dan Satuan Pendidikan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 4 Desember 2025 | 20:43 WIB
Kegiatan sosialisasi Lomba Inovasi Daerah yang akan digelar pada Maret 2026 mendatang. (foto:Diskominfo Tanjungpinang.)
Kegiatan sosialisasi Lomba Inovasi Daerah yang akan digelar pada Maret 2026 mendatang. (foto:Diskominfo Tanjungpinang.)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Memasuki tahun 2026 mendatang, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Pemko Tanjungpinang akan menggelar kegiatan berupa Lomba Inovasi Daerah.

Kegiatan ini guna memberikan ruang kompetisi positif bagi seluruh Perangkat Daerah dan satuan pendidikan untuk menampilkan kreativitas, inovasi layanan.

Serta juga peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga: Gubernur Kepri Berharap Hasil Rumusan Rumusan Pemetaan Warisan Budaya Takbenda Pulau Penyengat Dapat Dukungan Semua Pihak

Kegiatan ini juga dinilainya, sebagai langkah awal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui pengembangan inovasi yang terukur dan berkelanjutan.

Untuk tahap awal, Bappelitbang melakukan sosialisasi Inovasi Daerah selama dua hari dari 3–4 Desember 2025.

Baca Juga: Wawako Raja Ariza Segera Tindaklanjuti Kolaborasi Pelestarian Budaya Hasil The International Workshop on HUL

Kegiatan sosialisasi berlangsung di Kantor Bappelitbang dan Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang.

Pada sosialisasi tersebut difokuskan penyampaian teknis pelaksanaan Lomba Inovasi Daerah 2026, yang dijadwalkan mulai bergulir pada Maret 2026 mendatang.

Agenda tahunan tersebut menjadi ruang kompetisi positif bagi seluruh Perangkat Daerah dan satuan pendidikan untuk menampilkan kreativitas, inovasi layanan, serta peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga: Hadapi Jelang Nataru, BI Bersama Pemko Batam Jaga Stabilas Harga dan Tingkatkan Layanan Transaksi Digital

Lomba ini nantinya memuat tiga kategori kompetisi, yakni Kategori Pendidikan (,inovasi dari SD dan SMP), Kategori Perangkat Daerah (inovasi layanan publik, program, metode kerja, serta tata kelola).

Dam juga Kategori Kecamatan (inovasi pelayanan masyarakat serta pemberdayaan wilayah).

Saat kegiatan sosialisasi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbang Kota Tanjungpinang, Jefryzal, menekankan inovasi daerah harus memberikan nilai tambah, mampu menyelesaikan persoalan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X