Dukung Pembangunan Berbasis Riset, Pemko Tanjungpinang Jalin Kerja Sama dengan UGM

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 27 November 2025 | 17:54 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Rektor UGM, Ova Emilia, menunjukan kesepakatan kerjasama. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Rektor UGM, Ova Emilia, menunjukan kesepakatan kerjasama. (Foto:Diskominfo Tanjungpinang.)

KLIKREAD.COM, Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan daerah berbasis riset, Pemko Tanjungpinang jalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dilakukan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Rektor UGM, Ova Emilia.

Kegiatan MoU digelar di Gedung Pusat UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Rabu 26 November 2025.

Baca Juga: Tingkatkan Akurasi Pelaporan, Pemko Batam Gelar Bimtek Pemanfaatan Aplikasi E-Monev PPTK dan Operator Perangkat Darah

Walikota Lis menjelaskan, bahwa kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM Pemko Tanjungpinang agar mampu menyusun perencanaan dan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, komprehensif, dan terintegrasi.

Kerjasama ini juga menjadi dasar penyediaan data dan analisis kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung arah pembangunan daerah.

Menurut Lis, kolaborasi dengan UGM akan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Tanjungpinang.

Baca Juga: RSBP Batam Raih Penghargaan Trusted Achievement Award 2025 di Yogyakarta

Khususnya dalam perencanaan berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat.

“UGM memiliki kompetensi akademik dan riset yang bisa menjadi dasar penyusunan program pembangunan kami.

Melalui KKN dan peningkatan kapasitas SDM, kami ingin pelayanan dan perencanaan di Tanjungpinang semakin berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga: 75 Pelajar SMA dan SMP Ikuti Lomba Resensi Buku Digelar DPK Tanjungpinang

Dengan kehadiran mahasiswa KKN UGM nantinya, Lis berharap program Pemko di tingkat kelurahan semakin terbantu, terutama pada bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Melalui kesepakatan ini, kami ingin pembangunan daerah lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X