Diniai Padatnya Lalu Lintas Kapal, Wagub Sebut Perairan Kepri Rawan Terjadi Pencemaran Laut

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 18 November 2025 | 17:13 WIB
 Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan dalam kegiatan Table Top Exercise National Marpolex 2025.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memberikan kata sambutan dalam kegiatan Table Top Exercise National Marpolex 2025.

KLIKREAD.COM, Kepri - Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyebutkan perairan Kepri cukup padat akan lalu lintas kapal.

Hal ini dinilainya, perairan di Kepri ini rawan akan pencemaran laut.

Hal ini disampaikan Nyanyang saat menghadiri Table Top Exercise National Marine Pollution Exercise (Marpolex) Tahun 2025.

Baca Juga: KPU Surakarta Musnahkan Arsip Pencalonan Jokowi sebagai Walikota Solo

Acara dibuka Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana, di Ballroom Aston Batam Hotel & Residence Kota Batam Provinsi Kepri, Senin 17 November 2025.

Wagub Nyanyang di kesempatan itu menyampaikan, jika Kepri merupakan wilayah dengan karakteristik maritim yang sangat kompleks.

Lebih dari 96 persen wilayah Kepri adalah perairan, di mana sebagian besar wilayahnya merupakan jalur pelayaran yang berada di wilayah strategis internasional.

Baca Juga: Persoalan Sampah di Batam Makin Kompleks, Sampah Rumah Tangga Per Hari Capai 1.185,94 Ton

Kepri yang terletak pada salah satu choke point dunia Selat Malaka dan berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 1 menjadikan kawasan ini padat lalu lintas kapal.

Dari mulai aktivitas minyak dan gas, serta industri maritim lainnya menempatkan daerah ini pada tingkat kerentanan tinggi.

"Dalam hal ini, ancaman terhadap insiden pencemaran khususnya tumpahan minyak sangat nyata, " tegas Wagub Nyanyang.

Baca Juga: Walikota Amsakar Tegaskan Pemko Batam Komitmen Jaga Kualitas Layanan Keterbukaan Informasi Publik

Secara akademik, lanjut Nyanyang, berbagai penelitian menyatakan bahwa tumpahan minyak berskala besar dapat memengaruhi kualitas ekosistem perairan, rantai makanan.

Hingga produktivitas masyarakat yang berdampak pada kesehatan yang sifatnya long term dan membutuhkan intervensi lintas sektor.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X