100 Siswa Sekolah Rakyat akan Jalani MPLS, Walikota Tanjungpinang Tinjau Persiapan Fasilitas Asrama

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 17 September 2025 | 19:24 WIB
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Forkopimda tinjau asrama Sekolah Rakyat. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang.)
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Forkopimda tinjau asrama Sekolah Rakyat. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang.)



KLIKREAD.COM, Tanjungpinang – Sekolah Rakyat di Kota Tanjungpinang mulai beroperasi dengan tahap awal 100 siswa jenjang SD, SMP dan SMA dari keluarga kurang mampu.

Mengawali beroperasinya Sekolah Rakyat ini, para siswa akan menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 September 2025 mendatang.

Untuk melihat persiapan Sekolah Rakyat ini, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansayah meninjau fasilitas asrama yang sudah siap mencapai 91 persen.

Baca Juga: Pengukuhan Pengurus Organisasi Perempuan Diharapkan Dapat Menperkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sekolah Rakyat di Kota Tanjungpinang ini merupakan pertama dibuka di Provinsi Kepri dengan sistem boarding school berasrama penuh.

Lis saat meninjau kesiapan Sekolah Rakyat bersama Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza dan unsur Forkopimda berlokasi di di Jalan Borobudur, Rabu 17 September 2025.

Walikota Lis menyampaikan, pemerintah daerah bersama Forkopimda mendukung penuh program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Dijadikan Ruang Edukasi dan Kreativitas Generasi Muda, Semarak Museum di Hatiku 2025 Resmi di Buka

“Insya Allah anak-anak segera mulai belajar di sini.

Kami hadir memastikan semua siap dan berjalan baik.

Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak tidak mampu, termasuk mereka yang sempat berhenti sekolah,” ujarnya.

Saat ini, kata Lis, masih ada lebih dari 900 anak putus sekolah di Tanjungpinang.

Baca Juga: Hari Kesadaran Nasional, Walikota Lis Imbau Pegawi Ciptakan Disiplin dan Kesadaran Bekerja Layani Masyarakat

Dengan adanya Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi, meski tantangan tetap ada.

Diantaranya adaptasi terhadap sistem berasrama dan pemahaman orang tua yang enggan berpisah dengan anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X