KLIKREAD.COM, Anambas - Pasokan ikan di Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menipis dalam tiga hari terakhir.
Situasi ini langsung memukul harga ikan di pasar, membuat pedagang dan pembeli sama-sama mengeluh.
Penyebab utama kelangkaan ini adalah musim penghujan yang kini melanda Anambas.
Baca Juga: Perhatikan Pekerjaan Anda untuk Ramalan Zodiak Scorpio Selasa, 9 September 2025
Cuaca buruk membuat nelayan tidak berani melaut terlalu lama.
Produksi ikan pun otomatis merosot tajam.
Pantauan di Pasar Ikan Tarempa Barat pada Senin, 8 September 2025, banyak lapak pedagang kosong.
Baca Juga: Polri Buru Aktor Utama Kerusuhan Demo Terjadi di Beberapa Daerah
Pedagang yang masih bertahan hanya menjual dalam jumlah terbatas dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya.
Harga ikan tongkol misalnya, kini meroket di kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per ekor dengan berat lebih dari satu kilogram.
Angka ini lebih tinggi dibanding harga normal di hari-hari biasa.
Baca Juga: Calon Hakim Agung Diduga Plagiat, Komisi III DPR Pertanyakan Seleksi Dilakukan KY
Sementara itu, ikan manyuk atau ikan putih sagai masih bertahan dengan harga Rp 50 ribu per empat ekor.
Untuk jenis ini, pedagang menyebut harganya masih dianggap normal.
Artikel Terkait
Bupati Anambas Aneng Saksikan Panen Raya Padi di Desa Rewak, Dorong Ketahanan Pangan Lokal
Alami Kebocoran, KN 547 PPLP Tanjunguban Evakuasi BG Bina Marine 80 di Perairan Pulau Putri
Walikota Batam Nyatakan Niat Bangun Gedung Bersama Bagi KPU dan Bawaslu
Kepala Desa Batu Belah Bantah Dugaan Penyelewengan Dana Desa Terkait BLT
BRI Peroleh Anugerah Ekonomi Hijau atas Pemberdayaan UMKM
Babinsa Koramil 02 Tarempa Laksanakan Komsos dengan Pedagang di Pasar Ikan
Mubalig Dinilai Memiliki Kekuatan Lisan, Walikota Batam Ingatkan Berhati-hati Menyampaikan Pesan
Amsakar Soroti Rendahnya Capaian Retribusi Sampah Dinilai Tak Sebanding Jumlah Rumah Tangga di Batam
Kegiatan Doa Kebangsaan Lintas Agama Dinilai Walikota Cerminan Kesadaran Kolektif Menjaga Iklim Positif Kota Batam
Koramil 02 Tarempa dan Bulog Anambas Jalin Sinergi untuk Mendukung Ketahanan Pangan