Akibat Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Pasar Tanjungpinang Alami Kenaikan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 4 Agustus 2025 | 14:53 WIB
Ilustrasi. Harga cabai di Pasar Bintan Centre alami kenaikan./net
Ilustrasi. Harga cabai di Pasar Bintan Centre alami kenaikan./net

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Dikarenakan diakibatkan kondisi cuaca buruk pasokan komoditi cabai ke pasar di Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan.

Harga cabai di Kota Tanjungpinang mulai merangkak naik sejak sepekan terakhir.

Kenaikan harga ini disinyalir dipicu biaya distribusi yang tinggi dari daerah penghasil seperti Jawa dan Sumatera.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Nilai, Budaya Melayu Merupakan Pusaka yang Harus Terus Dijaga

Di pasar Bintan Center pada Senin 4 Agustus 2025 menunjukkan bahwa harga cabai nano melonjak sebesar Rp15 ribu, dari semula Rp60 ribu menjadi Rp75 ribu per kilogram.

Menurut saah seorang pedagang kenaikan harga cabai ini terjadi sejak seminggu yang lalu.

Tak hanya cabai saja, untuk harga bawang merah juga ikut mengalami kenaian harga.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Pastikan Seluruh PKL Direlokasi ke Pasar Bintan Centre

"Harga bawang merah asal Jawa juga ikut naik saat ini harga bawang Jawa sudah Rp60 ribu.

Padahal sebelumnya hanya Rp38 ribu per kilogram,” kata salah seorag pedagang bawang.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri, Novianto, mengatakan, bahwa penurunan hasil panen akibat cuaca.

Hal ini menjadi salah satu pemicu terbatasnya pasokan cabai dan komoditas lainnya ke Tanjungpinang.

Baca Juga: Tim Futsal SMKN 1 Batam Raih Juara 1 Hi School Futsal Championship 2025

“Kita sedang memetakan persoalan ini dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, distribusi, sampai ketersediaan barang pokok di pasar,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X