Satukan Kebersamaan WBP dan Petugas, Gabungan Lapas di Batam Kolaborasi Adakan Halal Bihalal Dimeriahkan Hiburan Band

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 9 April 2025 | 20:08 WIB
Kalapas Kelas IIA Batam, Yugo Indra Wicaksi, dan Kalapas LPP Nur Mustafidah Foto bersama Kalapas LPKA Faisal Gerhani Putra pada acara Halal Bihalal WBP. (Muhammad Kamil)
Kalapas Kelas IIA Batam, Yugo Indra Wicaksi, dan Kalapas LPP Nur Mustafidah Foto bersama Kalapas LPKA Faisal Gerhani Putra pada acara Halal Bihalal WBP. (Muhammad Kamil)

KLIKREAD.COM, Batam - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga binaan pemasyarakatan (WBP), dan juga menyatukan kebersamaan, Lapas di Kota Batam berkolaborasi menggelar halal bihalal bersama.

Halal bihalal ini merupakan gabungan tiga lapas, yakni Lapas Kelas IIA Batam, Lapas Perempuan (LPP) Kelas IIB Batam, dan Lapas Khusus Anak(LPKA) Batam.

Kegiatan halal bihalal ini juga dimeriahkan dengan hiburan band dari perfoma WBP Lapas Kelas IIA Batam dipusatkan di Lapas Perempuan Kelas IIB Baloi, Batam, Rabu 9 April 2025.

Baca Juga: Pererat Tali Persaudaraan Sesama Pegawai, BPMP Provinsi Kepri Gelar Halal Bihalal

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yugo Indra Wicaksi, Kalapas LPKA Batam, Faisal Gerhani Putra, dan Kalapas Perempuan (LPP) Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah.

Kalapas LPP Batam, Nur Mustafidah turut nyumbang lagu diiring band Lapas pada acara halal bihalal WBP.
Kalapas LPP Batam, Nur Mustafidah turut nyumbang lagu diiring band Lapas pada acara halal bihalal WBP. (Muhammad Kamil)

Menurut Kalapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah, bahwa kegiatan halal bihalal ini bagian dari implementasi undang-undang No 22 Tahun 2022.

Tentang pemasyarakatan, khususnya pada pasal 9 huruf c.

"Lapas sangat mendorong pengembangan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan potensi diri WBP," ujar Nur Mustafidah di sela-sela kegiatan.

Baca Juga: Kado Lebaran untuk Warga Lingga: Empat Kecamatan dapat Menikmati Listrik 24 Jam

Nur juga menilai, bahwa kegiatan rekreasional seperti ini sangat penting untuk mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para WBP.

"Jadi kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas hidup WBP di dalam Lapas itu sendiri ," jelas Nur Mustafidah.

Ia berharap dengan adanya kegiatan seperti ini para WBP tidak hanya dapat mengembangkan diri secara pribadi.

Tetapi juga dapat membangun rasa percaya diri, serta mempererat hubungan antar sesama WBP.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X