pendidikan

LATIH NALAR LOGIS LAGI! Soal UTBK SNBT 2023, Kemampuan Penalaran Umum, Yuk Simak dan Belajar Lagi Disini!

Sabtu, 11 Februari 2023 | 09:50 WIB
Latihan soal UTBK SNBT 2023 Tes Penalaran Umum buat para pejuang PTN mempersiapkan diri dan belajar mandiri (Freepik/azerbaijan_stock...)

Pencemaran lingkungan adalah suatu keadaan yang terjadi karena perubahan kondisi lingkungan yang merusak dan merugikan kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan sebagai akibat dari kehadiran benda-benda asing seperti sampah, limbah dan logam berbahaya. Salah satu aktivitas tambang yang mempengaruhi lingkungan adalah penambangan batubara. Penambangan batubara secara langsung menyebabkan pencemaran air karena kandungan pirit (besi sulfide) yang berinteraksi dengan air menghasilkan asam sulfat yang tinggi sehingga membunuh ikan, tumbuhan dan biota air yang sensitif terhadap perubahan keasaman yang drastis. Batubara yang mengandung uranium dalam konsentrasi rendah, torium, dan isotop radioaktif yang terbentuk secara alami jika dibuang akan mengakibatkan kontaminasi radioaktif. Meskipun senyawa-senyawa ini terkandung dalam konsentrasi rendah, namun akan memberi dampak signifikan jika dibuang ke lingkungan secara terus menerus. Emisi merkuri ke lingkungan terakumulasi dan berpindah melalui rantai makanan serta dikonversi menjadi metilmerkuri yakni senyawa yang membahayakan manusia apabila masuk ke dalam tubuh. Aktivitas tambang batubara juga memicu pencemaran udara yang kronis dan membahayakan kesehatan manusia. Udara kotor mempengaruhi kerja paru-paru dan polutan dapat merangsang penyakit pernafasan seperti influensa, bronchitis dan pneumonia serta penyakit kronis seperti asma dan bronchitis kronis. Selain itu, penambangan batubara dapat menghancurkan profil tanah genetik, merusak vegetasi, mengganggu populasi satwa liar dan habitatnya, degradasi kualitas udara, alih fungsi lahan dan hingga pada batas tertentu dapat mengubah topografi umum daerah penambangan secara permanen. 

Lebih jauh lagi, penambangan batubara menghasilkan metana yang meningkatkan emisi gas rumah kaca. Kontribusi metana yang dihasilkan aktivitas manusia mencapai 10,5% dari total sumber emisi. Laju erosi dan  sedimentasi  pada  sempadan  dan  muara-muara  sungai juga meningkat akibat pengaruh aktivitas tambang. Erosi merupakan dampak tidak langsung dari aktivitas pertambangan karena berkaitan dengan pembersihan lahan untuk bukaan  tambang dan pembangunan  fasilitas  tambang  lain. Dampak penurunan kesuburan tanah oleh aktivitas tambang terjadi pada pengelupasan tanah pucuk (top soil) dan tanah penutup (sub soil). Pengelupasan akan merubah sifat tanah dimana susunan tanah yang terbentuk secara alamiah akan mengalami perombakan.

Baca Juga: 6 Fakta Mencengangkan di Balik Tewasnya Wanita Muda di Pandeglang oleh Mantan Kekasih

Soal nomor 1

Berdasarkan paragraf 1, simpulan yang benar adalah ......

(A) Pencemaran ditunjukkan oleh kehadiran benda asing yang merubah kondisi lingkungan.
(B) Aktivitas penambangan selain batubara mengakibatkan pencemaran yang merugikan.
(C) Penambangan batubara tidak hanya mencemari perairan, tetapi juga tanah dan udara.
(D) Pembuangan limbah tambang batubara yang bersifat asam membahayakan perairan.
(E) Senyawa metilmerkuri yang terkandung pada batubara berpotensi meracuni manusia.

Pembahasan:

Penambangan batubara secara langsung menyebabkan pencemaran air.
Aktivitas tambang batubara juga memicu pencemaran udara yang kronis.
Penambangan batubara dapat menghancurkan profil tanah genetik.

Simpulan yang benar:
Penambangan batubara tidak hanya mencemari perairan, tetapi juga tanah dan udara.

Jawaban: C

Baca Juga: PERBUATAN DURJANA! Tujuh Anak di Bawah Umur Jadi Korban Pencabulan, Polisi Tangkap Guru Agama di Tangerang

Soal nomor 2

Berdasarkan paragraf 1, simpulan yang paling mungkin benar adalah ......

(A) Sebagian biota air dapat bertahan dari pencemaran limbah tambang batubara.
(B) Tidak ada limbah batubara yang tidak menghasilkan asam sulfat saat masuk ke air.
(C) Semua aktivitas pertambangan menghasilkan limbah dan logam berbahaya.
(D) Beberapa batubara dengan uranium rendah tidak memicu kontaminasi radioaktif.
(E) Semua senyawa limbah batubara dengan konsentrasi rendah tidak berbahaya.

Halaman:

Tags

Terkini