Jawaban: D
Baca Juga: INFO UPDATE! 3.000 Lebih Warga Turki dan Suriah Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat 7,8 Magnitudo
Soal nomor 2
Pada Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang akan ditetapkan serta disahkan sebagai Undang-Undang Dasar 1945 masih terdapat masalah yang bisa mengganggu persatuan rakyat Indonesia, terutama pada alinea ke-4 tentang perumusan lima asas falsafah negara Indonesia Merdeka, dimana asas pertama menyebutkan: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Berkat peran 4 tokoh Islam dalam memberikan pandangan danpendapatnya hingga asas pertama falsafah negara tersebut akhirnya berbunyi: Ketuhanan Yang Maha Esa.
Salah seorang dari 4 tokoh Islam tersebut adalah .…
A. Haji Abdul Malik Karim Amrullah
B. Ki Hajar Dewantara
C. Ki Bagus Hadikusumo
D. Tengku Daud Beureuh
E. Umar Said Cokroaminoto
Pembahasan:
Sebelum rapat dimulai Ir. Sukarno dan Drs. Moh. Hatta meminta Ki Bagus Hadikusumo, K.H. Wachid Hasyim, Mr. Kasman Singodimedjo, dan Mr. Teuku Moh. Hasan untuk membahas kembali rancangan UUD. Demi menjaga persatuan bangsa maka diadakan perubahan kalimat pada sila pertama naskah Piagam Jakarta. Perubahan tersebut disebabkan tokoh-tokoh dari Indonesia bagian timur merasa keberatan dengan kalimat yang berbunyi, ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk - pemeluknya”. Akhirnya, kalimat itu diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.
Jawaban: C
Baca Juga: Jangan Khawatir, Simak Kisi-kisi SKD Seleksi Penerimaan CPNS 2023, Pelajari dan Siap Mengabdi
Soal nomor 3
Banyak negara yang mendaulat Indonesia sebagai "truly a child" dari PBB karena ....
A. PBB memerdekakan Indonesia.
B. Peran PBB terhadap Indonesia pada masa revolusi fisik.
C. PBB menyelesaikan sengketa Irian Jaya dengan Belanda.
D. Indonesia terlibat langsung dalam pasukan perdamaian PBB.
E. Indonesia merupakan salah satu anggota pertama.
Pembahasan:
Indonesia resmi menjadi anggota PBB ke-60 pada tanggal 28 September 1950 dengan suara bulat dari para negara anggota. Hal tersebut terjadi kurang dari setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar. Indonesia dan PBB memiliki keterikatan sejarah yang kuat mengingat kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada tahun 1945, tahun yang sama ketika PBB didirikan dan sejak tahun itu pula PBB secara konsisten mendukung Indonesia untuk menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan mandiri. Oleh sebab itu, banyak negara yang mendaulat Indonesia sebagai “truly a child” dari PBB. Hal ini dikarenakan peran PBB terhadap Indonesia pada masa revolusi fisik cukup besar seperti ketika terjadi Agresi Militer Belanda I, Indonesia dan Australia mengusulkan agar persoalan Indonesia dibahas dalam sidang umum PBB. Selanjutnya, PBB membentuk Komisi Tiga Negara yang membawa Indonesia-Belanda ke meja Perundingan Renville. Ketika terjadi Agresi militer Belanda II, PBB membentuk UNCI yang mempertemukan Indonesia-Belanda dalam Perundingan Roem Royen.
Jawaban: B