Fungsi fitur ini berkerja mematikan mesin secara otomatis ke dalam mode stanby saat posisi mobil diam atau terjebak dalam kemacetan selama beberapa detik.
Ketika ingin melanjutkan perjalanan, mesin secara otomatis akan menyala tanpa harus pengemudi menghidupakannya secara manual. Dengan adanya fitur ini maka penggunaan bahan bakar menjadi lebih irit.
Namun untuk fitur engine auto start-stop ini hanya bisa dijumpai pada S-Presso dengan transmisi AGS.
5. Mesin Baru Lebih Ramah Lingkungan
Jika sebelumnya Suzuki S-Presso gunakan mesin berkode K10B, kini mobil ini disematkan jantung pacu K10C yang lebih ramah lingkungan.
Mesin berkapasitas 998 cc ini di atas kertas sanggup meletupkan tenaga 66 PS di 5.500 rpm dengan torsi 89 Nm pada putaran 3.500 rpm.
Putaran yang dihasilkan kemudian diatur dengan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 5-percepatan AGS (Auto Gear Shift) yang selanjutnya diteruskan ke roda depan.***
Artikel Terkait
Plus Minus Velg Alloy: Lebih Modis dan Beri Efisiensi Berkendara, Tapi...
The New SUV Mitsubishi: Dibanderol Segini, Nama dan Jeroan Bikin Publik Penasaran
Mengintip Para Pesaing The New SUV Mitsubishi, Cek Juga Daftar Harganya
Jangan Buru-buru ke Bengkel, Ikuti 3 Cara Mudah Ini untuk Menghilangkan Baret di Bodi Mobil
Mitsubishi Xpander Sport CVT, Fitur Lebih Komplet Dibanding Tipe Manual