Pun begitu juga dengan area panel meter yang masih analog, dengan paduan layar digital kecil di tengahnya.
Untuk jantung pacunya, pada sosok Kawasaki J125 mengandalkan spesifikasi 4-tak, SOHC, 1 silinder dengan pendingin cairan.
Tenaga yang mampu dihasilkan mencapai 12,9 PS pada 8.500 rpm, dengan torsi maksimal yang bisa menyentuh 10,7 Nm di 7.750 rpm.
Sedangkan pada Kawasaki J300, mesin 299 cc, SOHC 4 katup menjadi andalan sebagai sumber penggerak.
Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan daya maksimal hingga 28 PS pada 7.750 rpm, serta torsi sebesar 28,7 Nm di 6.250 rpm.
Dan siapa sangka, untuk merakit motor maticnya ini, Kawasaki menggandeng Kymco, merek motor asal Taiwan yang memang piawai meracik skuter.
Maka tak heran pada beberapa bagian terdapat ciri-ciri merek Taiwan tersebut, misalnya bentuk dan desain rumah kunci kontak.
Pun begitu pula dengan windhsield tinggi, bening dan fix tanpa setelan. Lalu desain jok berundak hingga bentuk cakramnya.
Selama ini pihak Kawasaki Motor Indonesia memang selalu menampik jika pihaknya akan memasuki segmen ini, karena mereka fokus pada motor tipe sport.
Tapi siapa tahu, dengan penjualan motor matic yang banyak dan menggiurkan di Indonesia, akan menggoda Kawasaki untuk ikut meramaikan persaingan.
Untuk saat ini, Kawasaki Ninja versi matic dijual hanya untuk pasar Eropa, bekerja sama dengan Kymco.***
Artikel Terkait
Ramaikan Persaingan Motor Sport di Tanah Air, Kawasaki Ninja ZX 25RR 2023 Punya 8 Kelebihan
Lebih dari Satu Dekade Menghilang, Kawasaki Eliminator Bangkit Lagi dengan Mesin Lebih Gahar
Mengenal Kawasaki Eliminator 175: Moge Cruiser Bergaya Harley, Kini Upgrade Mesin jadi 400cc
Kawasaki Segera Rilis Motor Bebek: Auranya Mirip Kawasaki Ninja, Bikin Resah Supra GTR dan Yamaha MX King
Kawasaki KLX110R: Hadir di Jakarta Fair 2023, Motor Adventure yang Cocok untuk Pemula