Anjar tak menampik jika mesin empat silinder bobotnya lebih berat, karena mesin harus menggunakan empat piston.
Untuk berapa berat piston Ayla, Anjar memang tidak menjelaskan secara detail, akan tetapi menurut dia dengan berkurang satu piston, hal itu akan sangat mempengaruhi total bobot Ayla.
Dengan segala pengurangan bobot atau berat Daihatsu Ayla 2023, mobil hatchback ukuran mungil tersebut diketahui memiliki konsumsi BBM di atas 20 km per liter.
Baca Juga: PT Astari Niagara Internasional Plant Tangerang Buka Loker Terbaru Posisi Operator Warehouse
Selain bobot, masalah konsumsi bahan bakar minyak (BBM) pada Ayla yang diklaim lebih irit 10 persen dari model sebelumnya lantaran menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA).
Menurut Anjar, pengujian efisiensi bahan bakar telah dilakukan Daihatsu Ayla 2023 melalui penggunaan Dyno dan juga mekanisme lainnya dengan kecepatan konstan baik di pusat R&D ADM maupun penggunaan formal di jalan raya.
"Di tempat R&D, pengujian dilakukan dengan beberapa kecepatan, ada 40 km/jam jadi berapa (konsumsi BBM)? 80 km/jam jadi berapa? Kalau kecepatan penggunaan normal di jalan raya juga pokoknya lebih dari 20 km per liter," klaim Anjar.***
Artikel Terkait
Toyota Calya 2023 vs Daihatsu Sigra 2023: Sebagai Mobil Keluarga, Siapa yang Jadi Penguasa di Juni 2023?
Daihatsu Sigra Minggir Dulu! Wuling Formo S Layak Dipertimbangkan Sebagai Taksi Online, Kabin Luas dan Nyaman
Toyota Agya Tak Berdaya, Inilah Alasan Kenapa Penjualan Daihatsu Ayla 2023 Lebih Bagus Dibanding Kembarannya
Jadi Mobil Paling Laris di Juni 2023, Inilah 4 Kelebihan Daihatsu Sigra 2023
Penjualan Honda Brio Masih Terlalu Perkasa, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Tak Berdaya