Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Pembangunan IKN Terus Berlanjut Tidak akan jadi Kota Hantu
Yaitu pelindungan pekerja migran dan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi.
“Arahan Bapak Presiden kepada kami ada dua hal, yakni pelindungan pekerja migran Indonesia.
Baik sebelum, ketika, dan sesudah penempatan, serta peningkatan kapasitas SDM melalui vokasi,” ucap Mukhtarudin.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyambut baik sinergi tersebut untuk memperluas jangkauan pendidikan masyarakat.
Kolaborasi ini menyasar calon pekerja migran dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Klaim KRL Indonesia Tak Kalah dengan Kereta di Luar Negeri
“Kehadiran kami bersama KemenP2MI adalah untuk memperkuat kolaborasi program amanah Presiden.
Terutama penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang kini ada di 166 titik dengan 6.700 siswa SMA,” ujar Saifullah.
Kemensos juga membuka peluang bagi siswa Sekolah Rakyat yang ingin bekerja di luar negeri untuk pelatihan tambahan.
Fokusnya pada peningkatan kemampuan bahasa dan keterampilan vokasional yang relevan.***