Anggaran ini naik dua kali lipat dibanding tahun 2025 yang hanya Rp171 triliun.
Baca Juga: KPK Ungkap 9 Tersangka Kasus Korupsi Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Terhadap Sejumlah Perusahaan
Kemudian, sebesar Rp24,9 triliun digelontorkan untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Angka ini naik lebih dari 20 kali lipat jika dibandingkan 2025 ini yang hanya Rp1,76 triliun.
Selanjutnya, anggaran pendidikan juga akan digunakan Prabowo untuk membangun Sekolah Garuda sebesar Rp3 triliun.
Anggaran akan digunakan untuk membangun Sekolah Unggulan Garuda di sembilan lokasi.
Baca Juga: KPK Bongkar Isi Komunikasi Noel Ebenezer yang Minta Motor Motor Ducati Scrambler ke Irvian Bobby
Anggaran pendidikan itu juga akan digunakan Prabowo untuk melaksanakan program revitalisasi sekolah.
Total anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp22,5 triliun.
Anggaran ini naik dibandingkan dengan 2025 yang hanya sekitar Rp19 triliun dengan target sasaran revitalisasi 10.440 sekolah dan 2.120 madrasah.
Baca Juga: KPK Tangkap Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer, Setyo: Bukan Pengalihan Isu
Selain itu, Prabowo juga menggelontorkan dana untuk melanjutkan Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Pada 2026, PIP akan diberikan Prabowo ke 21,1 juta siswa; KIP Kuliah 1,2 juta mahasiswa; BOS Kemendag sebanyak 11,6 juta siswa. Anggaran juga digunakan untuk meningkatkan kompetensi 41.694 guru.
Lalu, anggaran juga digelontorkan ke daerah sebesar Rp253,35 triliun.
Baca Juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Resmi Jadi Tersangka Kasus Pemerasan