"Ada (skema, red) redistribusi, ada skema seleksi khusus, tapi kan belum, belum (ditetapkan, red), nanti mau dilaporkan ke Bapak Presiden dulu," tuturnya.
Baca Juga: Prabowo Ajak Negara Islam Bangkit dari Kemiskinan dan Ketimpangan Lewat Kepemimpinan Jujur
Dia memastikan ketersediaan guru dan tenaga kependidikan ini untuk mengisi 65 titik Sekolah Rakyat.
Dia pun menjamin para guru yang ditempatkan nantinya sudah sesuai dengan kriteria yang diberikan Mensos.
Mulai dari memiliki sertifikat pendidik dan berstatus aparatur sipil negara (ASN).
Meski akan menempatkan guru ASN pada Sekolah Rakyat, hal itu tidak akan menggeser guru-guru yang sudah ada di sekolah eksisting.
Baca Juga: Apresiasi Nasabah Loyal, BRI Serahkan Hadiah BRImo FSTVL 2024 kepada Para Pemenang
Yang mana, dikhawatirkan pergeseran ini justru menimbulkan kekosongan atau kekurangan guru di sekolah asal.
“Ya, harapannya tidak mengganggu proses belajar-mengajar di sekolah yang ada,” ucapnya.***