KLIKREAD.COM - Kecelakaan kereta antara KRL line Cikarang dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi pada Senin malam, 27 April 2026 menyisakan duka yang mendalam.
Evakuasi dari tim SAR gabungan dilakukan hingga keesokan harinya pada Selasa, 28 April 2026 untuk menolong korban yang terjepit dan pihak KAI untuk memisahkan lokomotif KAJJ dari gerbong KRL.
Di saat evakuasi para korban, viral cerita di media sosial dibagikan oleh salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Dalam unggahan di akun Threads bernama @nirvanaabd, ia menceritakan saat dirinya datang ke stasiun sambil membawa tabung oksigen.
Ia mengungkapkan saat tiba di stasiun, banyak orang yang mengatakan bahwa korban kecelakaan memerlukan oksigen untuk penyelamatan.
Unggahan tersebut juga dilengkapi dengan foto dan situasi sekitar Stasiun Bekasi Timur saat kejadian yang dipenuhi banyak orang, bahkan hingga macet di area jalan raya.
Hampir Tengah Malam ke Stasiun, Masih Butuh Banyak Oksigen
Menurut unggahan di utasnya, ia menuturkan bahwa sekitar jam 23.30 WIB mencoba untuk lewat di dekat stasiun, tapi akses jalan ditutup dan mengetahui informasi bahwa tim medis butuh tambahan oksigen.
“Kebetulan kejadian berduka terkait kereta api yang nabrak ini lokasinya di deket rumah gue. Jam setengah 12 malam coba lewat kesana tapi akses ditutup,” tulisnya dalam unggahan tersebut, dikutip pada Rabu, 29 April 2026.
“Banyak orang lari-lari dan bilang kalau di dalam ternyata masih butuh banyak oksigen. Tanpa babibu gue langsung ajak adik gue balik ke rumah dan bawa oksigen yang ada di rumah,” lanjutnya dalam utas yang kini sudah mendapat likes lebih dari 10 ribu itu.
Kejadian Malam, Banyak Pengisian Oksigen Tutup
Meski memiliki tabung oksigen, sayangnya isinya tidak terlalu penuh sehingga harus diisi ulang.
Artikel Terkait
Insiden Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Dilarikan ke 9 RS
Penumpang KRL Syok usai Keretanya Tertabrak KA Argo Bromo di Bekasi: Langsung Lompat, Berlindung di Bawah Peron
Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Taksi Green SM yang Tertemper KRL Masih Belum Dievakuasi
Tangis Ayah Pecah di Samping Peti Jenazah Putrinya yang Dinyatakan Tewas usai Laka KA Argo Bromo vs KRL Bekasi
Tangis Kakek usai Cucunya Jadi Korban Tewas di Insiden Tabrakan KRL Bekasi, Sempat Beri Pesan: 10 Menit Lagi Sampai Cibitung