"Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, yang melibatkan 1 kendaraan Green SM dan kereta yang melintas," demikian tertulis dalam pernyataan resmi Green SM Indonesia, pada Selasa, 28 April 2026.
Di sisi lain, Green SM Indonesia menyatakan pihaknya telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang.
Hal tersebut, dinilai untuk mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami," tulis Green SM Indonesia.
"Kami akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," tutupnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak otoritas berwenang ihwal taksi Green SM yang diduga sebagai penyebab awal insiden di Stasiun Bekasi Timur.***
Artikel Terkait
Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Cerita Horor KRL Tanpa Awak Melintas di Jam yang Memang Terkenal Angker
Presiden RI Prabowo Subianto Klaim KRL Indonesia Tak Kalah dengan Kereta di Luar Negeri
Kapasitas KRL Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Pesan 23 Set Kereta untuk Pecahkan Persoalan
Insiden Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Dilarikan ke 9 RS
Penumpang KRL Syok usai Keretanya Tertabrak KA Argo Bromo di Bekasi: Langsung Lompat, Berlindung di Bawah Peron