Viral karena Mendapat Mendapat Acungan Jari Tengah, Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta Legawa Memaafkan Siswanya

photo author
Nada Salsabila, Klik Read
- Senin, 20 April 2026 | 19:28 WIB
Bu Atun mengungkapkan telah memaafkan siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral Karena acungkan jari tengah kepadanya. (Instagram/berandaviral.id)
Bu Atun mengungkapkan telah memaafkan siswa SMAN 1 Purwakarta yang viral Karena acungkan jari tengah kepadanya. (Instagram/berandaviral.id)

Baca Juga: Wujudkan Lingkungan Bersih dan Tertib, Lapas Batam Deklarasikan Komitmen Zero Halinar

Mengenai video yang viral, Bu Atun mengaku tak mengetahui jika saat itu ada siswa yang merekamnya.

Menurutnya, insiden itu terjadi pada Kamis, 16 April 2026 saat selesai mengajar di kelas XI IPS.

“Saya tidak tahu kalau direkam. Saya tahu hanya setelah terjadi, ‘Loh ini kan saya,’” ungkapnya.

Kejadian itu bermula ketika satu kelompok yang terdiri dari 9 siswa tidak bisa presentasi karena dinilai melanggar waktu dan pembelajaran yang sudah disepakati.

Baca Juga: Kemendagri RI Tegaskan TPID Turut Berperan Aktif Sosialisasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

“Awalnya mereka santun, salaman, bahkan mau foto bareng. Saya kasihan sama mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain. Saya hargai,” sambungnya.

Video Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta

Dalam video yang viral di berbagai platform media sosial,sejumlah siswa SMA Negeri 1 Purwakarta sedang mengolok-olok salah satu gurunya.

Video singkat yang salah satunya diunggah oleh akun Insta @berandaviral.id tersebut memantik rasa geram warganet saat terlihat beberapa siswa mengacungkan jari tengahnya di belakang seorang guru berjilbab ungu.

Baca Juga: Kebakaran Besar Landa 1.000 Rumah di Sandakan: Permukiman Terapung yang Dihuni Ribuan Penduduk Adat Asal Malaysia

Tak hanya itu, gestur terus juga dilakukan sambil tertawa dan menjulurkan lidah saat sang guru melewatinya.

Rekaman lain turut menunjukkan saat gurunya sedang makan, salah satu siswa seolah-olah sedang mengelus kepalanya, padahal menyentuh kepala orang yang lebih tua dianggap tidak sopan.

Hukuman yang diberikan kepada 9 siswa yang terlibat adalah kegiatan sosial selama tiga bulan, termasuk membersihkan lingkungan sekolah dan area masyarakat sekitar.

Meski sempat melakukan video permintaan maaf secara kolektif satu kelas, Kepala Sekolah SMAN 1 Purwakarta menegaskan hanya 9 siswa terkait yang terlibat dalam permasalahan tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X