Kemlu memaparkan, mayoritas penghuni kawasan merupakan warga negara Malaysia, warga negara Filipina, dan WNI yang menikah dengan warga negara Malaysia.
Di sisi lain, koordinasi intensif dengan otoritas setempat hingga kini tengah digencarkan untuk memperoleh data akurat terkait jumlah dan kondisi WNI yang terdampak.
Selain itu, Kemlu juga melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan situasi di lapangan, termasuk penanganan pengungsi dan distribusi bantuan.
"Menyiapkan fasilitasi dokumen keimigrasian bagi WNI terdampak yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran," jelasnya.
Baca Juga: Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah
9.007 Penduduk Dilaporkan Terdampak
Media lokal di Malaysia, The Star melaporkan sebanyak 9.007 warga terdampak dalam insiden kebakaran di wilayah desa pesisir Negara Bagian Sabah, Malaysia tersebut.
Permukiman terapung itu diketahui telah dihuni sebagian kelompok masyarakat rentan, termasuk penduduk adat dan warga dengan kewarganegaraan Indonesia hingga Filipina.
Kepala Kepolisian Sandakan, George Abd Rakman menyebut permukiman itu terdiri dari rumah-rumah kayu yang dibangun rapat di atas air, sehingga api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan.
"Ini adalah insiden berskala sangat besar dan memilukan, yang berdampak terhadap 9.007 warga," kata Rakman sebagaimana dilansir dari The Star, pada Senin, 20 April 2026.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Rakman mengatakan, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atas kebakaran besar di wilayah Sabah, Malaysia.
Hal tersebut, meskipun beberapa orang mengalami luka-luka saat mencoba menyelamatkan barang-barang atau membantu orang lain saat kebakaran terjadi.
Artikel Terkait
Patroli Respon Laporan 110, Personel Polsek Batu Ampar Datangi TKP Kebakaran di Pantai Stress
Kesigapan Personel Polsek Lubuk Baja Tangani Kebakaran Lahan Kosong di Kawasan Gudang Pelita
Kebakaran Hutan Lindung di Waduk Nongsa Batam, 3,85 Hektare Lahan Terbakar
Patroli KRYD Karhutla Zona 1 Batam, Sinergi Lintas Instansi Amankan Wilayah dari Ancaman Kebakaran Karhutla di Batam, Tim Gabungan Lakukan Patroli d
5 Orang Sekeluarga Tewas usai Diduga Terjebak Kepulan Asap saat Kebakaran Besar di Tanjung Duren Jakbar