Tidak hanya siswa SD, namun sejumlah anak TK dan siswa SMP juga dilaporkan alami keracunan serupa.
Sejumlah warga menduga sumber keracunan berasal dari buah melon yang terasa kecut atau saus tahu dalam menu makanan.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 12 siswa dari jenjang TK hingga SMP harus menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, seperti Puskesmas Pembantu Tegalombo dan RSU Medical Mandiri, sejak 9 hingga 10 April 2026 lalu.
Para siswa tersebut berasal dari beberapa desa, di antaranya Kebondalem, Gedangan, Ngreco, Kemuning, dan Tegalombo. Gejala yang dialami relatif seragam, yakni mual, muntah, sakit perut, hingga diare.***
Artikel Terkait
Vuskovic Siap Kembali ke Tottenham, Tapi?
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas
Awal Tahun Ajaran Baru PPMINI Gunakan Format Baru Dalam Program Muhadarah
Diduga Terima Sejumlah Uang, Anggota DPRD Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK
Hasil OTT Bupati Tulungagung, KPK Periksa 13 Orang di Jakarta
Ahmad Sahroni Ungkap Bantu Polisi Bongkar Kasus Penipuan KPK Gadungan dengan Uang Rp300 Juta
Besok Berangkat ke Rusia, Presiden Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Vladimir Putin Bahas Situasi Energi
Dubes Iran Bersyukur Kemenangan Iran Lawan AS dan Israel Merupakan Kemenangan Islam atas Kekafiran dan Musuh-musuhnya
Penertiban Hutan Bukti Presiden Berantas Korupsi, Seskab Teddy Sebut Selamatkan Rp370 T
Bupati Tulungagung dan Ajudan Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK Perlihatkan Sitaan Uang Rp335 Juta dan Sepatu Mewah Hasil Pemerasan