Komitmen Yuli untuk terus belajar bisnis dan mengembangkan Netaly juga tercermin dari partisipasinya dalam BRIncubator, sebuah program pembinaan berjenjang Rumah BUMN di bawah naungan BRI yang menghadirkan pelatihan terfokus dan pendampingan intensif agar UMKM mampu naik kelas.
Materi yang diberikan pada program tersebut mencakup communication & negotiation skills, budaya inovasi, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, hingga manajemen rantai pasok serta pendampingan intensif yang khusus membahas persoalan usaha.
Bekal dari proses tersebut semakin memperkuat identitas Netaly sebagai brand yang konsisten mengangkat craft lokal dengan sentuhan modern.
Karakter inilah yang berhasil mencuri perhatian dewan juri. Puncaknya, Netaly meraih predikat Juara 1 BRIncubator 2025 untuk Kategori Fashion & Beauty.
Hal ini menjadi sebuah pencapaian yang menegaskan kapasitas UMKM Indonesia untuk bersaing di level nasional maupun global.
Baca Juga: 239 Pelajar Antusias Meriahkan 'Semarak Museum di Hatiku 2025' Digelar Selama Tiga Hari
Perjalanan tersebut akhirnya membawa Netaly pada perkembangan yang signifikan.
Diketahui, untuk saat ini, produksi Netaly mampu mencapai ribuan potong busana per bulan.
Koleksinya juga berhasil lolos kurasi menjadi salah satu UMKM untuk tampil di berbagai fashion show, dan siap dipamerkan hingga Melbourne, Australia.
Dari sisi bisnis, omzet bulanan Netaly kini mencapai ratusan juta rupiah, sekaligus berhasil menarik pembeli dari mancanegara seperti Malaysia, Rusia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong.
Baca Juga: PT Lancang Kuning Sukses di Batam Membuka Kesempatan untuk Posisi Sebagai Store Manager
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa keberhasilan Netaly menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan terus berkembang.
Ia menegaskan, melalui program-program pemberdayaan seperti Rumah BUMN dan BRIncubator, BRI tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga pembinaan, pendampingan bisnis, hingga membuka peluang jejaring pasar hingga go global.
“Strategi ini sejalan dengan upaya BRI untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia. Dengan kombinasi literasi, digitalisasi, dan fasilitasi akses, UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan nilai tambah di pasar,” tutup Dhanny. ***
Artikel Terkait
Usaha Pecel Ini Naik Kelas Jadi Kuliner Favorit Kota Batu Berkat BRI
BRI Perkuat Fundemantal Bisnis dengan Strategi Sehat
Long Wekend Maulid Nabi 2025, BRI Pastikan Transaksi Nasabah Lancar dengan Weekend Banking dan Layanan Digital
Produk Diaper Ramah Lingkungan dari UMKM Asal Surabaya Ini Kian Diminati Pasar
Investasi SR023T3 & SR023T5 Dapatkan Kupon hingga 5,95% Per Tahun
UMKM Healthcare Ini Berkembang Semakin Pesat Berkat Program Pemberdayaan BRI
BRI Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Rakyat
BRI Jaring Karya Jurnalistik Inspiratif Melalui News Fest 2025
BRI Gelar Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025
Bingung Terim Dana Segar Rp200 Triliun, Menkeu Purbaya Duga Dirut Bank pada Pusing Penyalurannya