Namun, terdapat 19 persen warga yang menyatakan tidak puas dengan kinerja Prabowo.
Baca Juga: Artis Ivan Gunawan Unggah Video saat di Madinah, di Tengah Kabar Visa Furoda Tidak Keluar
Dedi menjelaskan Prabowo menghadapi tantangan besar di bidang ekonomi dan lapangan pekerjaan.
"Pemerintah harus fokus kebijakan pro-rakyat agar stabilitas ekonomi dan sosial terjaga," kata Dedi.
Survei IPO ini dilaksanakan pada 22-28 Mei 2025 dengan melibatkan 1.200 responden melalui wawancara langsung.
Margin of error survei 2,90 persen dengan tingkat akurasi data mencapai 95 persen.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling (MRS) untuk menjamin representativitas data. ***
Artikel Terkait
Prabowo Beri Hormat kepada Pekerja Migas: Anda Pahlawan Energi Indonesia
Resmikan Proyek Migas, Prabowo Tekankan Manfaat Ekonomi: Hemat Triliunan, Rupiah Tak Mengalir ke Luar
Di Hadapan Pelaku Migas Dunia, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ingin Lagi Bergantung Impor Energi
Prabowo Sorot Peluang Besar Investasi Energi: Danantara Siap Dukung Proyek Strategis
Cadangan Beras dan Jagung dalam Sejarah, Prabowo: Hasil Kebijakan Masuk Akal
Hingga April 2025 Jumlah PHK di Indonesia Mencapai 26.036, Jateng Terbanyak
BRI Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset
Prabowo Sebut Hubungan Indonesia-Prancis Kokoh dan Kini saatnya Gali Peluang Baru
Prabowo Dorong Lompatan Besar: Stok Beras Tembus 4 Juta Ton, Petani Untung Besar
Survei IPO: 81% Publik Puas Kinerja Prabowo, Dinilai Tegas, Antikorupsi, dan Pro-Rakyat