KLIKREAD.COM- Informasi dari BMKG melalui Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan bahwa Cianjur dan beberapa wilayah di Jawa Barat, termasuk Cianjur, termasuk dalam kawasan seismik aktif.
Hal tersebut menyebabkan wilayah-wilayah itu rawan dan kerap terjadi gempa bumi, termasuk di Cianjur pada Senin siang 921/11/2022).
Gempa bumi di Cianjur yang terjdi pada pukul 13.21 WIB itu menelan korban jiwa sebanyak 46 orang.
Baca Juga: Remaja Pembaca Al-Qur'an di Opening Ceremony Piala Dunia 2022 Qatar Seorang Difabel
Sementara itu ratusan orang lainnya mengalami luka-luka akibat gempa bumi di Cianjur.
Diketahui, gempa bumi magnitude (M) 5,6 dirasakan juga oleh warga Jakarta, Banten, dan sekitarnya.
Baca Juga: REBORN! Yamaha Scorpio 250cc Resmi Mengaspal, Fitur Modern dan Harga Murah
BMKG menyebutkan Pusat gempa berada di darat 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
"Perlu kita ketahui bahwa wilayah Sukabumi, Cianjur, Lembang, Purwakarta, juga Bandung itu secara tektonik merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks. Disebut aktif memang kawasan ini sering terjadi gempa," kata Daryono dalam keterangan tertulis, Senin (21/11/2022).
"Gempa magnitudo (M) 5,6 yang terjadi di Cianjur termasuk kategori gempa dangkal. Namun bersifat merusak," tambahnya.
Menurut Daryono, karakteristik gempa kerak dangkal tidak harus berkekuatan besar untuk menimbulkan kerusakan.
Sebab kedalaman gempa bumi bisa kurang dari 10 kilometer sehingga menyebaabkan kerusakan.
Baca Juga: Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia Tes Skolastik UTBK SNBT 2023, Latihan untuk Pejuang PTN!
Artikel Terkait
Ini Doa yang Dibaca Saat Terjadi Gempa Bumi
Berpotensi Ada Gempa Susulan Akibat Patahan Geser, Warga Cianjur Diminta Waspada
Gempa Bumi di Cianjur Sebabkan Puluhan Warga Meninggal Dunia dan Ratusan Luka-luka