KLIKREAD.COM, Prancis - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan bahwa Indonesia dengan Prancis akan menggelar latihan militer gabungan dalam misi Pegasus 2026.
Hal itu disampaikan Macron saat memberikan pernyataan pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis 28 Mei 2026.
"Kita akan memperkuat upaya pelatihan dan kerja sama operasional kita. Kita telah meningkatkan latihan bersama, beberapa di antaranya akan berlangsung dalam waktu dekat.
Khususnya terkait dengan misi Pegasus pada September 2026," kata Macron dikutip Jumat 29 Mei 2026.
Macron menerangkan, Prancis memang ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang pertahanan.
Selama ini, kerja sama tersebut sudah berjalan. Salah satunya dibuktikan dengan pengiriman jet tempur Rafale untuk Indonesia.
Baca Juga: Serangan Agresi Israel Tewaskan 29 Orang Warga Lebanon Selatan
"Tetapi di semua bidang, baik itu menyangkut jet tempur, kemampuan Angkatan Laut Indonesia, atau kemampuan Angkatan Darat, latihan bersama, atau pelatihan.
Kita telah memberikan dimensi baru pada kemitraan pertahanan dan keamanan, dan kita akan segera bertukar informasi lagi dan membangun perspektif baru," ujar dia.
Selain soal pertahanan, Macron menjelaskan, Prancis juga akan memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang ekonomi.
Baca Juga: Dua Jurnalis Republika, Ada 7 WNI Ditangkap Tentara Israel
"Dalam hal ini, saya berharap Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia akan segera berlaku.
Saya tahu Anda juga memiliki harapan yang sama. Memang, kita saling melengkapi dalam banyak hal," ungkap dia.
Artikel Terkait
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan Strategis di Era Energi Hijau
Pertemuan Hangat Prabowo dan Kaisar Naruhito Perkuat Kemitraan Indonesia-Jepang
Presiden Prabowo dan PM Jepang Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Disambut Hangat di Seoul
Momen Prabowo Bertemu Carmen Hearts2Hearts, Kompak Lakukan Simbol Jari Hati
Terkait Tuduhan Sara, DPR Filipina Setujui Pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte
Usai Serangan Drone Iran, AS Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Uni Emirat Arab
Dua Jurnalis Republika, Ada 7 WNI Ditangkap Tentara Israel
Serangan Agresi Israel Tewaskan 29 Orang Warga Lebanon Selatan
Perkuat Kerjasama Bidang Pendidikan, Presiden Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah